Pelaku Curanmor di Bandar Lampung

Seorang Penadah Motor Balas Budi pernah Ditolong Pelaku Curanmor Bandar Lampung

DB bersedia jadi penadah karena pernah ditolong oleh AS yang merupakan pelaku curanmor dan sudah 6 bulan jadi penadah.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Polres Bandar Lampung tangkap 13 pelaku kasus curanmor, salah satunya penadah yang mengaku balas budi sehingga bersedia jadi penadah motor curian. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Seorang penadah pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang ditangkap Polresta Bandar Lampung berinisial DB (30) mengaku jadi penadah karena balas budi.

DB masuk dalam 13 pelaku di kasus curanmor yang ditangkap Polresta Bandar Lampung dan satu-satunya penadah.  

DB selama ini menampung hasil curian motor hasil aksi dari JI, salah satu pelaku yang juga tertangkap Polresta Bandar Lampung.

"Saya ini karena merasa balas budi dengan AS sebagai penadah makanya saya rela melakukan ini," kata DB (30) saat diwawancarai Tribun Lampung, Rabu (28/9/2022). 

Dirinya mengaku bahwa kesehariannya hanyalah sebagai petani.

Baca juga: Polresta Bandar Lampung Minta Masyarakat Tetap Awasi Motornya saat Parkir

Baca juga: JI Pelaku Curanmor Bandar Lampung, Curi Motor di 13 Tempat untuk Judi dan Foya-foya

Jadi sebelum motor curian dari JI ini sampai kepadanya.

Bahwa ada komunikasi juga antara dirinya dengan AS sebagai penadah di Lampung Timur.

"JI nelpon saya minta carikan siapa yang mau beli motor, dan saya bilang ada AS yang siap membeli barang curian tersebut dan mereka yang langsung bertransaksi," kata DB ini.

Jadi JI ini bertemu langsung dengan AS dan langsung bertransaksi keduanya. 

"Saya memang melakukan tindak pidana ini sebanyak 10 kali," kata DB.

Ia mengaku juga kerjanya di kebun di Palembang, JI menelpon apakah ada yang mau motor curian maka langsung dihubungkannya dengan AS.

Dirinya melakukan aksinya ini dalam kurun waktu dari 6 bulan yang lalu.

Baca juga: Pendaftar Panwascam di Pesawaran Capai 234 Orang, Terbanyak Kecamatan Gedong Tataan

Baca juga: Asal 13 Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Banyak dari Lampung Timur

"Saya ini utang budi dengan AS, karena dulu itu pas anak saya tabrak lari membutuhkan uang sebesar Rp 8 juta bahwa AS ini membantu saya meminjamkan uang untuk berobat," kata DB.

Saudara tidak ada yang membantu dan hanya AS ini yang membantunya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved