Lifestyle
Hari Batik Nasional, Milenial Lampung Sutjiati Kelanaritma Narendra: Ada Cinta di Tiap Karya
Milenial Lampung blasteran Amerika, Sutjiati Kelanaritma Narendra salah satunya, dia memiliki rasa cinta terhadap batik bahkan sedari kecil.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TribunLampung.co.id, Bandar Lampung - Hari Batik Nasional diperingati 2 Oktober mendatang.
Di Hari Batik Nasional tersebut, batik diakui sebagai warisan budaya dunia tak benda yang berasal dari Indonesia.
Seyogyanya rasa bangga dan cinta terhadap batik dimiliki seluruh masyarakat Indonesia tak terkecuali generasi muda.
Milenial Lampung blasteran Amerika, Sutjiati Kelanaritma Narendra salah satunya, dia memiliki rasa cinta terhadap batik bahkan sedari kecil.
Terlebih eyang putrinya merupakan pelestari batik yang cukup eksis di Bandar Lampung dan seringnya mengikuti kegiatan pameran batik di berbagai negara bersama eyang tercinta.
"Saya mengenal batik dari kecil karena eyang, dari umur 4 atau 5 tahun. Jadi walaupun sempat tinggal di Amerika, saya sering ikutin acara eyang," beber gadis berparas ayu itu kepada Tribunlampung.co.id, Rabu (28/9/2022) petang.
Atlet senam ritmik kebanggaan tanah air ini juga dulu kerap berkunjung di Kedutaan Indonesia di Los Angeles (LA).
"Sering main juga ke embassy (kedutaan) di LA, di sana ada banyak (pajangan batik)," ungkapnya.
Dara kelahiran New York, 13 Februari 2004 silam ini menuturkan, batik tidak hanya sekedar warisan budaya, tapi juga ada cinta yang turut lahir di tiap lembar karya yang dihasilkan.
"Ada cinta di setiap karya yang terlahir, dari situ saya semakin suka," kata dia.
Selain itu, batik menurut buah hati pasangan Andy Narendra dan Christina Narendra punya sisi uniknya masing-masing.
"Bahwa setiap batik itu berbeda, unik dan kalau batik buatan eyang ini, kayaknya setiap batik punya cerita dan sejarahnya," paparnya.
Untuk warna batiknya sendiri, mahasiswi GBSB Global Bussines School ini lebih menyukai warna alam.
Seperti cokelat, hitam, abu-abu dan lainnya.
"Saya lebih suka kombinasi warna yang natural. Motifnya suka kombinasi Lampung dan Jawa," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Milenial-Lampung-Sutjiati-Kelanaritma-Narendra-ada-cinta-di-tiap-karya.jpg)