Berita Lampung

APBD Lampung Utara Tahun 2023 Diproyeksi Alami Defisit Rp 17 Miliar

RAPBD Lampung Utara tahun 2023 diproyeksikan mengalami defisit sebesar Rp 17 miliar. Hal ini terungkap dalam sidang paripurna DPRD Lampung Utara.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi
Penyerahan nota keuangan RAPBD dari Bupati Lampura Budi Utomo kepada ketua DPRD Lampung Utara Wansori, Jumat 30 September 2022. RAPBD Lampung Utara tahun 2023 diproyeksikan mengalami defisit sebesar Rp 17 miliar. 

Dalam kesempatan itu, anggota DPRD Lampung Utara kompak tidak menyampaikan pandangan fraksinya. 

Pertama Fraksi Demokrat, Joni Bedyal.

Pihaknya tidak sampaikan pandangan, di APDB kinerja OPD harus maksimal.

“Saya harap kegaiatan yang akan berdampak ke masyarakat banyak di OPD,” ujarnya.

Mukhlis dari Fraksi Golkar mengatakan masyarakat menghendaki pelayanan umum seperti jalan yang sudah rusak, paling tidak jalan yang berlubang ditimbun.

Untuk tidak diadakan pengerasan jalan melalui onderlagh, hanya batu kali, lebih baik batu belah.

Kesehatan, RSUD diperhatikan paling tidak 70 persen dekati pelayanan rumah sakit swasta.

Harapannya, bisa anggarkan sesuai PAD masing-masing. 

“Untuk Lampung Utara harapannya lebih baik,” ujar Dia.

Fraksi Golkar tidak sampaikan pandangan umum. 

Fraksi PAN, Matsani mengatakan untuk PPPK jangan sampai terjadi seperti di Kota Bandar Lampung. 

“Saya Sependapat dengan pendapat fraksi Golkar,” jelasnya.

Tabrani Rajab, dari fraksi PKB mengatakan kondisi keuangan ada beberapa persoalan. Untuk itu, Dia berharap pimpinan OPD dapat menggali pendapatan asli daerah. “menuntaskan persoalan defisit anggaran, pembinaan OPD bagaimana meningkatkan PAD,” jelas dia.

Untuk itu, Fraksi PKB juga Menyerahkan ke badan anggaran.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved