Berita Lampung

Tak Bisa BAB Normal Akibat Usus Buntu, Bocah SD Pesisir Barat Butuh Uluran Tangan

Bocah SD asal Pesisir Barat penderita usus buntu ini terus berjuang melawan penyakit yang dideritanya hingga tak bisa BAB secara normal.

Tribunlampung.co.id/Sadial Arif
Bocah SD asal Pesisir Barat menunjukkan lubang di perut bekas operasi yang masih memerlukan penanganan medis akibat sakit usus buntu. Kini anak tersebut butuh uluran tangan dermawan untuk biaya penguatan diluar tanggungan KIS. 

Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat- Hati orang tua mana yang tidak tersayat melihat buah hatinya yang masih bocah SD tak bisa beraktivitas secara normal layaknya anak seusianya akibat usus buntu.

Mariza Saputra (10) bocah SD asal Pekon Melaya Kecamatan Lemong, Pesisir Barat Lampung menderita usus buntu, dan sangat butuh uluran tangan dari para dermawan.

Mariza Saputra saat ini cukup memperhatinkan, bocah SD asal Pesisir Barat penderita usus buntu ini terus berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Akibat Penyakit usus buntu yang dideritanya tersebut, bocah yang masih duduk di kelas V SD ini kesulitan untuk buang air besar (BAB) secara normal.

Bahkan, untuk BAB secara normal saja ia harus dibantu dengan selang yang dialirkan kesamping kanan perutnya.

Baca juga: Warga Keluhkan Antrian di SPBU, DPRD Pesisir Barat Lampung Minta Pengelola Taati Aturan

Baca juga: Panik Punya Anak di Luar Nikah, Sejoli Pringsewu Buang Bayi ke Bandar Lampung

Mariza Saputra sendiri merupakan buah hati pasangan Irwandi dan Devi Yunita. 

Saat ini mereka tinggal di Pekon Melaya Kecamatan Lemong, Pesisir Barat Lampung.

Irwandi menceritakan, penyakit yang diderita anaknya tersebut terjadi sejak Juni 2022 dan berawal dari sakit perut biasa.

Kemudian, ia membawa anaknya tersebut untuk berobat ke Puskesmas Lemong.

" Namun setelah diperiksa ternyata dinyatakan terkena penyakit usus buntu," 

Puskesmas Lemong merujuk anaknya itu untuk berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Alimudin Umat (Liwa) untuk dilakukan operasi.

Namun setelah dilakukan operasi di RSUDAU Liwa ternyata belum juga membuahkan hasil sesuai yang diharapkan.

Baca juga: Tersangka Pembunuhan Santri Pondok Pesantren Pesisir Barat Dilimpahkan ke Kejari

Baca juga: Lepas Emas Perhiasan Demi Bansos, Wanita Bandar Lampung Malah Jadi Korban Pencuri

Mariza dirujuk untuk melakukan operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek di Bandar Lampung.

" Operasi di Rumah Sakit Abdul muloek sudah dua kali, bulan depan rencananya mau di operasi lagi," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved