Berita Lampung
Dinas Kesehatan Ungkap Kasus Covid-19 di Pesawaran Turun Signifikan
Dinas Kesehatan Pesawaran mengungkap dalam 3 bulan terakhir, kasus Covid-19 Bumi Andan Jejama ada penurunan yang cukup signifikan.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id, Pesawaran- Dinas Kesehatan Pesawaran mengungkap situasi terkini pandemi covid-19 di Bumi Andan Jejama.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran Elvira mengatakan sudah menjadi wewenang pemerintah dalam menentukan status akhir pandemi Covid-19.
Menurut Kabid P2P Dinas Kesehatan Pesawaran Elvira, tentunya itu merujuk pernyataan Presiden Jokowi bahwa pandemi Covid-19 di Republik Indonesia sudah mencapai puncak.
Elvira menjelaskan pernyataan Presiden Jokowi tentunya menjadi pertimbangan dalam indikator penetapan status pandemi.
Dimana berbagai pertimbangan tersebut diukur dan ditetapkan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO).
Baca juga: Kecelakaan Renggut 14 Nyawa di Pesawaran, Kasat Lantas Ingatkan Tertib Berkendara
Baca juga: Angin Puting Beliung Hancurkan Rumah Warga di Padang Cermin Pesawaran, Kerugian Puluhan Juta
"Dengan tren kasus menurun, tentu bukan berati kita tidak waspada lagi, tetapi kita juga harus respon, sebab covid-19 masih memiliki potensi penularan" ucal Elvira, Jumat (7/10/2022).
Lanjut Elvira, dalam kondisi terkini Covid-19 di Pesawaran sudah terlihat dalam survey selama 3 bulan terakhir.
Dimana dalam 3 bulan terakhir, ada penurunan yang cukup signifikan.
Mengingat hasil survey dalam periode bulan Juli hingga September tersebut dengan total konfirmasi sebanyak 71 kasus.
Dengan rata-rata kasus harian berkisar 1-5 kasus.
Sebanyak 61 kasus dinyatakan sudah selesai atau sembuh.
10 kasus masih menjalani isolasi sampai 5 Oktober.
Baca juga: Jalan Arah Kantor Pemda Pesawaran Lampung Beraspal Tipis dan Berlubang
"Kematian akibat terpapar Covid-19 ada tiga kasus" ucapnya.
Kematian kasus konfirmasi ketiganya merupakan kasus dgn komorbid penyakit yaitu Ca. Limfoma, Asma dan Stroke.
Untuk penanganannya, saat ini per tanggal 5 Oktober dari 11 kasus aktif, 6 kasus menjalani isolasi di rumah sakit dan 5 menjalani isolasi mandiri.