Sekeluarga di Way Kanan Dibunuh

Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Way Kanan Lampung, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Mati

Kejari Way Kanan telah menunjuk tiga orang jaksa untuk menangani perkara pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Gustina Asmara
Dok Kepala Kampung Marga Jaya Negara Batin Way Kanan M Yani
Keluarga besar Zainudin meminta kepada aparat hukum agar pelaku pembunuhan satu keluarga di Way Kanan Lampung dihukum mati. 

Tribunlampung.id, Bandar Lampung - Kejaksaan Negeri (Kejari) Way Kanan telah menunjuk 3 orang jaksa dalam perkara pembunuhan satu keluarga di Marga Jaya Negara Batin Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Pidum (Pidana Umum) Kejari Way Kanan Arliansyah Adam kepada Tribun Lampung, Minggu (9/10/2022).

Ia menjelaskan, berdasarkan arahan dari pimpinan Kajari Way Kanan Afrillianna Purba ada 3 jaksa yang akan turut hadir dalam pengungkapan perkara pidana tersebut.

"Kita Kejari Way Kanan bergerak cepat dan pimpinan menunjuk 3 orang jaksa untuk menangani perkara pembunuhan ini," kata Adam.

Pasca kejadian tersebut Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) langsung diterima.

Baca juga: Hasil Autopsi 5 Jenazah Korban Pembunuhan di Way Kanan Lampung

Baca juga: Karena Warisan, Pelaku Pembunuhan di Way Kanan Habisi Nyawa 5 Orang

Lalu pihaknya langsung melakukan penyidikan sehingga perkara bisa cepat disidangkan.

"Apabila semua sudah lengkap dan penyidik telah melakukan penyerahan berkas hingga lengkap (P21), maka perkara segera disidangkan," jelas Adam.

Minta Dihukum Mati

Kepala Kampung Marga Jaya Negara Batin Way Kanan Mumammad Yani mewakili masyarakatnya dan keluarga korban meminta untuk pelaku Erwin dihukum mati.

"Jadi kami masyarakat Marga Jaya Negara Batin dan keluarga besar Pak Zainudin meminta agar pelaku Erwin ini dihukum mati," kata Muhammad Yani.

Ia mengatakan, pembunuhan yang dilakukan pelaku ini sangat keji, apalagi satu korban masih anak-anak. Lalu mayat yang dibunuh pelaku ini disamakan dengan kotoran.

Saat ini perkembangan kasus masih menunggu hasil autopsi kerangka dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.

"Insya Allah Senin besok tiba di kampung," kata Yani.

Sampai saat ini kondisi kampung kondusif serta aman dan terkendali.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved