Berita Lampung

Puluhan Tenaga Inseminator Lampung Tengah Pertanyakan Pendataan P3K

Tenaga inseminator mendatangi Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Lampung Tengah minta audiensi terkait pengangkatan P3K.

Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
Mediasi para tenaga inseminator dengan Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Lampung Tengah pertanyakan pendataan P3K. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Puluhan tenaga inseminator mendatangi Kantor Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Lampung Tengah minta audiensi terkait pengangkatan P3K. Senin (14/11/22).

Sebanyak 50 dari 163 tenaga inseminator di audiensi tersebut, meminta kejelasan terkait rekrutmen dan pendataan calon P3K di Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Lampung Tengah.

Para tenaga inseminator dapat informasi jika penjaringan P3K hanya ada 2 inseminator yang lolos pendataan, hal itulah yang jadi pertanyaan ke Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Lampung Tengah.

Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Kresna Rajasa mengatakan, ia berkomitmen akan melaksanakan pengawasan dengan sebaik mungkin tanpa ada penyimpangan.

Sampai sejauh ini, lanjutnya, masih dalam tahap pendataan P3K, dan tahapan ini panjang dan masih berlangsung.

Kresna mengatakan, pendataan itu dimaksudkan untuk pemetaan calon P3K dan mengetahui jumlah pegawai non ASN yang ada di Lampung Tengah, khususnya Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan.

Baca juga: Wakil Rektor Unila Gelar Rakor Remunerasi Bersama DJPB Kanwil Lampung

Baca juga: Pemerhati Anak di Lampung Raihan Adi Minta Korban Asusila Diberi Pendampingan Pulihkan Mental

Dari pemetaan tersebut, dari pihak pemkab memberikan ketentuan kepada masing-masing dinas dengan menyaring para pegawai dengan kriteria yang ditetapkan BKD.

Dari data tersebut, Kresna Rajasa diminta untuk dilakukannya pemetaan yang harus diketahui oleh kepala daerah masing-masing.

Kresna meminta untuk para inseminator agar berkoordinasi dengan pihak dinas terkait hal ini, karena ada kesalahpahaman.

"Sebabnya dari anggaran terbatas, dan ketetapan di tiap kabupaten yang berbeda," katanya.

Kepala Dinas mengaku, pekerjaan yang sudah dilaksanakan oleh pihaknya sudah memenuhi syarat dan tupoksi masing-masing.

"Saya tidak punya kepentingan apa-apa, maka tidak ada unsur kesengajaan dalam pendataan dan lainnya adalah murni tahap pendataan," kata Kresna.

Ia mengaku, semua tahapan yang dilakukan oleh pihak dinas murni tahap seleksi pemetaan P3K.

Pihak dinas, lanjutnya, apabila 8 orang yang terjaring tidak lolos, maka akan digugurkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved