Berita Lampung

Ada 152 Penderita Kasus DBD di Tulangbawang Lampung Sejak Januari-November 2022

Ada 152 pasien DBD di Tulangbawang meski dua bulan terakhir kasus tidak naik drastis lantas pasien terbanyak dirawat di RSUD Menggala.

Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Candra Wijaya
RSUD Menggala yang menjadi salah satu rumah sakit untuk penanganan penyakit DBD di Tulangbawang selama ini, dan sejak Januari sampai November ada 152 kasus DBD. 

Tribunlampung.co.id, Tulangbawang - Dinas Kesehatan Tulangbawang Lampung mencatat sebanyak 152 orang terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dinas Kesehatan Tulangbawang Lampung menyebut jumlah penderita DBD tersebut terhitung sejak Januari hingga bulan Nopember 2022.

"Terhitung sejak Januari hingga Nopember tahun 2022 ini, terdapat 152 orang warga di Tulangbawang terpapar penyakit DBD," jelas Sekretaris Dinas Kesehatan Tulangbawang, Solihin saat dihubungi Tribunlampung.co.id, Selasa (15/11/2022).

Dirinya menuturkan, seluruh pasien tersebut tersebar di sejumlah rumah sakit di Tulangbawang.

Salah satunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala.

"Untuk 152 pasien tersebut, tersebar di sejumlah rumah sakit di Tulangbawang," terangnya.

Baca juga: BPBD Pesisir Barat Lampung Ajak Semua Pihak Bantu Tangani Dampak Banjir dan Longsor

Baca juga: Rapat MKKS SMA Negeri 15 Bandar Lampung dan Sosialisasi Kelas XII dengan PTN dan PTS

Menurutnya, tidak ada peningkatan dalam perkembangan kasus warga terpapar DBD pada fase dua bulan terakhir.

"Tidak ada peningkatan kasus baru pada fase beberapa bulan terakhir, salah satunya pada bulan Oktober dan Nopember," ungkapnya.

Bahkan, pihaknya hanya mendapatkan laporan sebanyak dua kasus di bulan Oktober, dan satu kasus pada bulan September.

"Pada bulan Oktober hanya ada dua kasus, dan satu kasus pada bulan Nopember 2022 ini, tepatnya di wilayah Way Dente, Kecamatan Dente Teladas," tuturnya.

Namun demikian, hingga kini pihaknya belum mendapatkan kasus meninggal dunia terkait DBD di Tulangbawang tersebut.

"Dari jumlah tersebut tidak ada yang meninggal dunia," tuturnya.

Dalam menekan angka penyebaran penyakit DBD ini, pihaknya terus melakukan sosialisasi.

Dengan memberikan sejumlah pemahaman kepada masyarakat sekitar terkait penanganan DBD di lingkungan sekitar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved