Berita Lampung
Ada 20 Kasus DBD di Pesawaran Lampung Sepanjang Awal 2023
Razak menjelaskan, sebanyak 20 kasus DBD tersebut tercatat pada 1 Januari hingga 13 Februari 2023. Razak bersyukur DBD tidak memakan korban jiwa.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Dinas Kesehatan Pemkab Pesawaran mencatat sebanyak 20 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bumi Andan Jejama pada awal tahun 2023.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Subkoordinator Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) Diskes Pemkab Pesawaran Abdul Razak, Kamis (16/2/2023).
Razak menjelaskan, sebanyak 20 kasus DBD tersebut tercatat pada 1 Januari hingga 13 Februari 2023.
“Dalam 44 hari sudah terdapat 20 kasus DBD yang menjangkiti masyarakat Pesawaran,” ujar Razak.
Razak bersyukur DBD tidak memakan korban jiwa.
Baca juga: Awal Tahun Tercatat Tiga Kasus DBD di Lampung Selatan
“Alhamdulillah, semuanya sudah dinyatakan sembuh dan tidak ada yang meninggal dunia,” jelas Razak.
Menurut Razak, kasus DBD pada awal tahun 2023 tercatat di lima kecamatan.
Keempat kecamatan tersebut yakni Gedong Tataan, Negeri Katon, Way Lima, Kedondong, dan Marga Punduh.
Dari lima kecamatan dengan kasus DBD di Bumi Andan Jejama, kasus terbanyak ada di Kecamatan Way Lima.
“Ada 5 kasus di Kecamatan Way Lima,” bebernya.
Razak menjelaskan, pihaknya masih akan terus berupaya untuk menekan kasus DBD.
Caranya dengan langsung turun bersama mitra-mitra Diskes Pesawaran dan kader kesehatan lainnya.
Petugas akan memberikan imbauan dan pengetahuan mengenai gejala, bahaya, dan faktor-faktor lingkungan penyebab DBD.
Baca juga: Kasus DBD di Lampung Selatan pada 2022 Naik 17 Kasus Dibanding 2021
Razak mengatakan, masyarakat harus tahu gejala DBD.
Ia menjelaskan, penyakit DBD disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/DBD-di-Pesawaran-5.jpg)