Mudik Lebaran

Heboh Larangan Mudik Pakai Motor, Kepala BPTD Beri Klarifikasi

Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyiapkan langkah strategis menghadapi musim mudik Lebaran 2023. Mudik pakai motor tidak boleh.

Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Kepala BPTD Wilayah VI Provinsi Bengkulu-Lampung Bahar Latief mengatakan pihak PT ASDP selaku operator tidak melarang mudik menggunakan sepeda motor. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Belum lama ini heboh terkait kebijakan Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam menghadapi musim mudik Lebaran 2023.

Kebijakan yang dibuat Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry untuk menyambut Lebaran adalah melarang mudik menggunakan sepeda motor. 

Orang yang mudik Lebaran menggunakan motor tidak akan dilayani untuk menyeberang melalui Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Pelabuhan dan kapal penyeberangan untuk pemudik motor dengan kendaraan mobil dan truk rencananya akan dipisahkan pada musim mudik kali ini.

Kemenhub RI akan mengoperasikan Pelabuhan Ciwandan yang dikelola PT Pelindo 2, untuk layanan penyeberangan pemudik dengan menggunakan sepeda motor.

Baca juga: Curi Ponsel di Pangkas Rambut, Buruh di Jati Agung Lampung Selatan Diciduk Polisi

Baca juga: Dukung Pemerintah Pusat, Pemkab Lampung Selatan Tiadakan Buka Bersama Ramadan 1444 H

Kebijakan pelarangan mudik menggunakan sepeda motor di Pelabuhan Merak, tersebut menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Lalu, BPTD Wilayah VI Bengkulu-Lampung pun merespon terkait larangan pemudik menggunakan sepeda motor menyeberang di Pelabuhan Merak tersebut.

Kepala BPTD Wilayah VI Provinsi Bengkulu-Lampung Bahar Latief mengatakan pihak PT ASDP selaku operator tidak melarang mudik menggunakan sepeda motor.

Namun, kata Bahar, pemudik yang menggunakan sepeda motor dari Pelabuhan Merak dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan.

Untuk itu, pihaknya juga sudah mulai menyosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat.

"Untuk persiapan mudik tahun ini kami sudah mengatur jadwal kapal, merancang manajemen rekayasa lalu lintas, hingga pemanfaatan Pelabuhan Ciwandan dan Panjang untuk pemudik sepeda motor," kata Bahar, Senin (27/3/2023).

Pihaknya berharap kepada masyarakat untuk lebih memilih mudik dengan kendaraaan roda empat atau umum.

Untuk persiapan arus mudik tahun ini, pihaknya bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Bakauheni telah melakukan kegiatan Ramp Check.

"Pelaksanaan ramp check ini dilakukan untuk pemeriksaan-pemeriksaan kapal. Baik dari adminitrasi maupun dari alat-alat keselamatan kapal dan lainnya," kata Bahar.

Baca juga: Polsek Natar Lampung Selatan Tangkap Oknum Satpam Perampas Sepeda Motor di Branti

Baca juga: Perdagangan Kayu Ilegal di Natar Lampung Selatan Dibongkar Jajaran Polda Lampung

Tentunya, kata Bahar, kegiatan ini untuk memastikan para operator mengikuti dan melengkapi aturan-aturan yang termuat dalam ramp check.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved