Berita Lampung
Warga Kubu Perahu Lampung Barat Keluhkan Alat Penguat Sinyal Kurang Maksimal
Warga Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat keluhkan fungsi repeater tidak maksimal karena cuma berfungsi 1-3 meter dari antena.
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Warga Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat mengeluhkan fungsi repeater di wilayah setempat yang kurang maksimal.
Diketahui, repeater tersebut merupakan bantuan dari Diskominfo Pemkab Lampung Barat kepada Pekon Kubu Perahu, Lampung Barat yang berfungsi untuk memperkuat sinyal serta memperluas jangkauan sinyal di daerah blank spot.
Pemangku I Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Lukman mengatakan, sejak awal dipasangnya repeater itu, dirinya dan warga sekitar kurang merasakan manfaat dari pemasangan tersebut.
“Kalau sejak awal pemasangannya pada tahun lalu, repeater ini sudah berfungsi. Namun berfungsinya kurang maksimal,” ujar Lukman saat dikonfirmasi, Minggu (7/5/2023).
“Banyak warga yang mengeluh dan melapor kalau repeater yang sudah terpasang ini kurang maksimal untuk menunjang kebutuhan internet,” terusnya.
Lukman melanjutkan, radius jangkauan untuk mendapatkan sinyal dari pusat repeater ini tidak seperti informasi di awal.
Baca juga: Polres Lampung Barat Polda Lampung Temukan Ladang Ganja Milik Warga Lampung Utara
Baca juga: Jalan Rusak di Pekon Kota Besi Bertahun-tahun Tak Diperbaiki, Warga Sebut Rumbia-nya Lampung Barat
Diketahui, awal pemasangan, dikatakan repeater yang terpasang di dua titik di Pekon Kubu Perahu ini bisa menjangkau radius 20 hingga 50 meter.
“Namun kenyataannya ini cuma bisa menjangkau 1 hingga 3 meter, jadi warga harus benar-benar dekat dengan repeater untuk bisa mendapatkan sinyal,” kata Lukman.
“Saya kan kurang paham juga untuk masalah repeater ini, tapi katanya dulu radius bisa menjangkau 20-50 meter, bahkan ada yang ngomong sampai 100 meter,” tambahnya.
Kemudian, ungkap Lukman, karena berfungsi kurang maksimal, banyak warga yang meminta pihak pekon untuk mengusulkan ke pihak Diskominfo Pemkab Lampung Barat.
Hal itu agar warga bisa benar-benar merasakan sinyal yang bagus dan berkomunikasi jarak jauh dengan lancar.
“Peratin udah pernah usul ke Kominfo, katanya ada satu repeater yang bermasalah, dari Kominfo langsung ngecek untuk dibenerin,” ungkap Lukman.
“Terus enggak tau sekarang gimana itu kelanjutannya yang dibenerin, apa udah dipasang lagi atau masih dibenerin enggak tau,” lanjutnya.
Kemudian untuk repeater yang di titik satunya lagi, lanjut Lukman, benda tersebut masih berfungsi namun kurang maksimal.
“Ya untuk yang satunya ini kalau dibilang berfungsi ya berfungsi. Tapi ya itu, kurang maksimal,” sebut Lukman.
“Karena kan radiusnya ini cuma bisa menjangkau 1 hingga 3 meter, lewat dari itu ya langsung ilang. Jadi harus benar-benar dekat,” terusnya.
Bahkan menurut Lukman, berdasarkan musyawarah, pihaknya bersama warga lain pun siap membayar berapapun untuk pengadaan sinyal internet di wilayahnya itu.
Karena menurutnya, saat ini internet merupakan salah satu hal yang dibutuhkan untuk mengikuti arus perkembangan zaman.
“Ya karena kan apa-apa kita pasti butuh internet, anak-anak mau belajar dan sekolah sekarang butuh internet,” kata Lukman.
“Orang-orang kalau masu usaha juga pasti butuh. Maka dari itu, warga sini pun siap kalau harus bayar demi adanya sinyal,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu warga yang enggan disebut namanya membenarkan bahwa fungis repeater yang terpasang di wilayahnya itu kurang maksimal.
Ia mengatakan, warga setempat sempat senang mendengar kabar bahwa wilayahnya akan mendapatkan sinyal.
“Iya dulu itu pas tau kabar mau dipasang alat buat sinyal kami senang bener, seperti dikasih emas segepok,” ujar dia.
“Udah dipasang kirain bakal bisa internetan dan dapat sinyal, eh taunya sama aja enggak dapat sinyal,” sambungnya.
Bahkan dirinya bersama warga lain pun memilih untuk memasang alat pemancing sinyal sendiri di rumah masing-masing.
“Jadi ini banyak yang udah masang sendiri di rumah masing-masing, nama alatnya itu kalau enggak salah orbit,” jelas dia.
“Itu juga sinyalnya masih ilang-ilangan, tapi gapapa seenggaknya dapat, karena internet sekarang itu dibutuhin sekali,” pungkasnya.
Terakhir pihaknya pun berharap agar pemerintah setempat bisa sesegera mungkin menyelesaikan masalah blank spot ini.
Atau setidaknya repeater yang telah tersebut bisa segera difungsikan dengan baik sebagaimana mestinya.
(Tribunlampung.co.id/Bobby Zoel Saputra)
Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 29 Agustus 2025, Sebagian Besar Wilayah Berawan |
![]() |
---|
Tribun Lampung Bakal Gelar Even RUN Lampung 10K 2025, Total Hadiah Puluhan Juta |
![]() |
---|
Pelaku Curanmor di Tanggamus Acungkan Sajam ke Warga |
![]() |
---|
Bakrie Power Minat Investasi Energi Baru Terbarukan di Lampung |
![]() |
---|
Rumah Kebakaran di Pringsewu, Mobil Damkar Baru Datang 1 Jam Kemudian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.