Berita Lampung
Budi Utomo Sebut Langkah Pemkab Lampung Utara Antisipasi Kemarau
Melalui instansi terkait, lanjut Budi, pihaknya akan menyosialisasikan dahsyatnya ancaman El Nino jika masyarakat tidak bisa mengantisipasi sejak dini
Penulis: anung bayuardi | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Lampung Utara - Menghadapi kemarau, Pemkab Lampung Utara sudah menyiapkan langkah antisipasi.
Pemkab melalui dinas/instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, akan mengambil langkah-langkah menghadapi persoalan ini.
“Kita ada BPBD yang siap dan sigap 1x24 jam untuk menghadapi dampak El Nino manakala itu terjadi di Kabupaten Lampung Utara. Jika ada daerah yang kekurangan air bersih, maka Pemkab Lampura siap untuk menyuplainya,” kata Bupati Lampung Utara Budi Utomo, Kamis (1/6/2023).
Melalui instansi terkait, lanjut Budi, pihaknya akan menyosialisasikan dahsyatnya ancaman El Nino jika masyarakat tidak bisa mengantisipasi sejak dini.
Terutama ancaman kebakaran hutan yang hebat jika masyarakat sedikit saja lalai, baik membuang puntung rokok atau membakar sampah sembarangan.
“Antisipasi-antisipasi sejak dini ini harus kita lakukan. Jangan bakar sampah sembarangan. Apalagi suhu panas saat ini sangat luar biasa. Jaga hutan kita, jaga keluarga kita,” ujarnya.
Untuk menghadapi bencana kekeringan ini, terus Budi, Pemkab Lampung Utara memiliki program sumur bor di desa-desa.
Dinas PUPR Lampung Utara juga sudah masuk ke desa-desa.
Jika masyarakat masih kekurangan air bersih, maka BPBD akan memberikan suplai air.
Dalam musim tanam ini, terutama di sektor pertanian, dalam memasuki masa musim tanam padi, ia minta para petani bisa melakukan penyesuaian dengan kondisi lingkungan untuk menjaga keberlangsungan stok pangan.
“Kita juga ada Dinas Ketahanan Pangan, kita ada stok beras. Kemudian di Bulog juga kita sudah koordinasikan jumlah stok beras kita jika terjadi kelangkaan beras yang menjadi bahan pangan utama,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Utara Tomy Suciadi mengimbau seluruh petani agar merawat sumber-sumber air dengan sebaik-baiknya.
”Jika benar Provinsi Lampung salah satunya yang akan merasakan dampak El Nino, kita harus antisipasi sejak dini. Para petani harus bisa merawat sumber-sumber air dengan baik,” katanya, Jumat (2/6/2023).
Jika terjadi kemarau panjang pada Agustus 2023 mendatang, petani sudah siap.
Dikatakan, optimalisasi berbagai sumber air yang sudah ada, seperti saluran irigasi, waduk Way Rarem, sungai, embung, sumur bor, dan sumber air lainnya harus dilakukan sejak saat ini.
Pelajar Lampung Dukung Rencana Gubernur Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional |
![]() |
---|
Hadiri Apkasi, Bupati Egi Bawa Olahan Makanan Khas Daerah hingga Kerajinan Tangan UMKM |
![]() |
---|
Bupati Lampung Selatan Raih Penghargaan Pemimpin Muda Terbuka terhadap Kritik |
![]() |
---|
Ojol Lampung Kecam Oknum Brimob yang Lindas Driver Ojol Sampai Tewas |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 29 Agustus 2025, Sebagian Besar Wilayah Berawan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.