Berita Lampung

Dinas Peternakan Lampung Timur Sudah Salurkan 18 Ribu Vaksin LSD

Dinas Perikanan dan Peternakan Pemkab Lampung Timur sudah menyalurkan sebanyak 18 ribu vaksin Lumpy Skin Disease (LSD) untuk ternak.

Penulis: Yogi Wahyudi | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Yogi Wahyudi
Kantor Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur. Dinas Peternakan Lampung Timur telah salurkan 18 ribu vaksin LSD. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Timur - Dinas Perikanan dan Peternakan Pemkab Lampung Timur telah menyalurkan sebanyak 18 ribu vaksin Lumpy Skin Disease (LSD) untuk ternak

Hingga saat ini, Dinas Perikanan dan Peternakan Pemkab Lampung Timur telah menerima sebanyak 18 ribu vaksin LSD dari Kementerian, melalui Dinas Peternakan Provinsi Lampung

Selain vaskin LSD, Dinas Perikanan dan Peternakan Lampung Timur juga menerima sebanyak 75 ribu vaksin untuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur, Almaturidi didampingi dokter hewan (drh) Ririn, saat dikonfirmasi di ruangannya, Jumat (14/7/2023). 

"Sejauh ini, sudah ada sebanyak 18 ribu vaksin untuk Penyakit LSD," ungkapnya. 

"Lalu juga kita terima vaksin sebanyak 75 ribu untuk penyakit PMK, dari pemerintah pusat, melalui dinas peternakan provinsi," sambungnya. 

Ia menyebutkan, vaksin tersebut telah disalurkan ke pelaksana di lapangan. 

"Semua sudah kita salurkan, dan telah kita suntikan kepada seluruh ternak sebanyak vaksin tersebut," paparnya. 

Kendati demikian, pihak menyebutkan, untuk vaksin LSD, masih jauh dari jumlah ternak yang ada di Lampung Timur

"Ya sebenarnya, kalau kita lihat dari jumlah ternak yang ada di Lampung Timur, masih sangat kurang, karena jumlah ternak khususnya sapi yang di Lampung Timur, ada sekitar 150 ribu ekor," tutur Almaturidi. 

Namun, pihaknya mengaku cukup terbantu dengan para pelaku usaha ternak yang melakukan vaksinasi secara mandiri. 

"Kalau yang mandiri, pelaku Usaha, mereka membeli sendiri. Seperti untuk penggemukan, untuk lalulintas ternak, mereka beli sendiri vaksinnya," bebernya. 

Bahkan, jumlah yang melakukan vaksi secara mandiri, sudah mencapai 20 persen. 

"Yang mandiri sekitar 20 hingga 30 persen, dari jumlah ternak di Lampung Timur sekitar 150 ribu ekor, jadi ini juga sebenarnya cukup membantu," katanya. 

Saat ditanyai terkait jumlah kasus LSD, pihaknya menyebutkan belum ada penambahan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved