Berita Lampung

BMKG Lampung Sebut Fenomena El Nino Menguat pada Agustus 2023

BMKG memprediksi peningkatan kondisi puncak El Nino di Provinsi Lampung terjadi pada Agustus.

Tayang:
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Tri Yulianto
Tribun Lampung/Tri Yulianto
BMKG prediksi El Nino di Provinsi Lampung akan mulai masuk ke level moderat pada awal Agustus dan terus meningkat menyebabkan kekeringan. 

Dalam kemarau tahun ini terjadi fenomena El Nino yang membawa dampak serius bagi masyarakat luas salah satunya berkurangnya curah hujan termasuk di Tulangbawang, Lampung.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Tulangbawang Lampung Qudrotul Ikhwan saat ikuti kegiatan rapat koordinasi dalam rangka supervisi pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2023 di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (28/7/2023).

Dirinya juga mengungkapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI pada tahun 2023 telah memverifikasi.

Situasi El Nino yang kini masih terjadi berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan atau lahan.

Dari laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah tercatat kebakaran hutan sebanyak 4.800 hektare sepanjang tahun 2023 di wilayah Provinsi Lampung.

"Adanya kebakaran itu tentunya menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Provinsi Lampung, dan juga Pemerintah Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung," terangnya.

Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Tulangbawang sangat serius mempersiapkan diri, agar dapat mengantisipasi secara optimal terkait permasalahan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten setempat.

“Menurut data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulangbawang, sepanjang tahun 2023 telah terjadi 16 peristiwa kebakaran, dari jumlah itu satu di antaranya merupakan kebakaran lahan” ungkapnya.

Dirinya berharap adanya kegiatan Rakor di Provinsi Lampung tahun 2023 ini ke depannya mampu mengantisipasi dan mengendalikan kebakaran hutan yang diakibatkan oleh dampak El Nino.

"Melalui momen ini diharapkan kedepannya kita mampu mengantisipasi dan mengendalikan kebakaran hutan yang diakibatkan oleh dampak El Nino salah satunya di Tulangbawang," paparnya.

Untuk mencapai hal itu peran serta sinergi seluruh pihak perlu dijaga dan tingkatkan dalam melaksanakan upaya preventif.

Hal itu dilakukan agar bencana kebakaran hutan dan lahan dapat diantisipasi dengan baik dan cepat.

"BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulangbawang juga harus terus aktif dan memberikan pemahaman kepada masyarakat," tuturnya.

Salah satunya kepada para petani yang masih menggunakan pola konvensional, yakni membuka lahan pertanian dengan membakar lahan.

"Pola konvensional tersebut diharapkan tidak lagi dipakai karna dapat memicu kebakaran lahan secara luas," harapnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved