Berita Lampung

Niat Lerai Tetangga Ribut, Warga Lampung Tengah Malah Kena Bogem dan Ditodong Pisau

Wibowo pun mengalami penganiayaan dan ancaman senjata tajam saat mencoba melerai pertengkaran mertua dan menantu di Seputih Banyak, Lampung Tengah.

Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Indra Simanjuntak
Istimewa
Ilustrasi pelaku penganiayaan 

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Wibowo Panji Sapta Putra (35) tak menyangka jika niatnya melerai pertengkaran antara mertua dan menantu malah dianggap pahlawan kesiangan.

Wibowo pun mengalami penganiayaan dan ancaman senjata tajam saat mencoba melerai pertengkaran antara Wahyu Rokib (27) dan mertuanya di Kampung Siswo Bangun, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, Selasa (19/9/2023).

Baca juga: Maling Motor di Lampung Tengah, 2 Pemuda Lampung Timur Dibanjiri Bogem Mentah Warga

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Tulangbawang Mantan Residivis di Lampung Tengah

Pelaku menganiaya Wibowo hingga mengalami luka memar di bagian mata kiri yang membuat pandangannya buram.

Setelah dilaporkan ke polisi, Wahyu diamankan Polsek Seputih Banyak pada, Jumat (22/9/2023).

Kapolsek Seputih Banyak Iptu Chandra Dinata mengatakan, kronologi bermula pada hari Selasa sekira pukul 16.30 WIB.

"Korban mendengar ada pertengkaran antara pelaku dan mertuanya dan langsung menghampiri rumahnya di Kampung Siswo Bangun Kecamatan Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah," kata kapolsek saat dikonfirmasi, Sabtu (23/9/2023).

Setibanya di rumah pelaku, korban mencoba melerai dan menyudahi pertengkaran antara keduanya.

Namun, niat baik korban malah disalah artikan oleh pelaku.

"Saat korban sedang menasehati tiba-tiba pelaku langsung meninju mata kiri korban," katanya. 

Tak cukup sampai di situ, setelah memukul mata korban, pelaku terus menyerang dan memukuli kepala korban.

Korban berusaha menghindar dan menangkis serangan pelaku.

Namun, pelaku malah makin nekat dengan mengambil pisau dapur.

"Pelaku sempat memiting leher korban sambil menodongkan pisau pada didada korban," katanya.

Namun, kata kapolsek, pelaku langsung melemparkan pisau saat korban berteriak dan meminta warga merekam perbuatan pelaku.

Korban yang terlepas dari pitingan langsung lari menuju kearah jalan untuk menghidar pelaku. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved