Kakak Aniaya Adik Kandung

Polisi Belum Terima Laporan Kasus Kakak Bacok Adik Kandung di Sukarame

Polisi Sektor (Polsek) Sukarame belum menerima laporan terkait kasus kakak bacok adik kandungnya.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: taryono
(Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra).
Kapolsek Sukarame Kompol Warsito. Polisi Sektor (Polsek) Sukarame belum menerima laporan terkait kasus kakak bacok adik kandungnya. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polisi Sektor (Polsek) Sukarame belum menerima laporan terkait kasus kakak bacok adik kandungnya.

Kejadian di Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Kamis  (2/11/2023) pukul 19.00 WIB. 

Baca juga: Dugaan Motif Kakak Bacok Adik Kandung di Way Halim Bandar Lampung

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan terkait peristiwa pembacokan tersebut .

"Sampai saat ini juga pelaku yang merupakan kakak kandung korban masih pergi dari rumahnya," kata Kapolsek Sukarame Kompol Warsito saat dihubungi Tribun Lampung, Jumat (3/11/2023). 

Kompol Warsito mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi kasus pembacokan tersebut dipicu masalah keluarga antara kakak dan adik. 

"Korban langsung dirawat ke RS Urip Sumoharjo, kalau pelaku saat ini masih kabur," kata Kompol Warsito.

"Akan tetapi persoalan ini masih mau dirembuk lagi dengan keluarga," kata Kompol Warsito. 

Polisi juga sudah datang ke TKP dan motifnya perkaranya masih dalami.

Sebelumnya, Warga Jalan Arif Rahman Hakim, Gang Panorama II (depan Rumah Makan Kayu), Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, digegerkan kakak bacok  adik kandung. 

Tias (45), kakak membacok adiknya kandungnya Koko (40) hingga mengalami luka bagian leher hingga dilarikan ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Kamis (2/11/2023) pukul 19.00 WIB.

Saksi mata kejadian, Riski Kurnia Akbar (25) mengatakan, dirinya kaget saat kejadian pembacokan yang dilakukan kakak terhadap adiknya tersebut. 

"Pada saat kejadian itu saya berada di dalam rumah sedang minum kopi dan ada ibu-ibu berbelanja di rumah menjerit histeris," kata saksi kejadian, Riski Kurnia Akbar saat diwawancarai Tribun Lampung, Jumat (3/11/2023) dini hari. 

Ia mengatakan, dirinya mendekat dan melihat sudah banyak darah di lokasi kejadian.

Ia mengatakan, keduanya sempat bertengkar dahulu di depan pekarangan kontrakan milik keluarga tersebut atau tempat tinggal korban. 

"Saya lihat koko sudah di atas motor bersimbah darah," kata Riski. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved