Berita Lampung

Produksi Melimpah, Kampung Sendang Baru Optimis Jadi Central Durian dari Lampung Tengah

Memasuki bulan Januari hingga Februari, Sendang Baru menjadi kampung durian runtuh di Lampung Tengah.

Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi warga
Masyarakat Kampung Sendang Baru memanen durian jatuh dari pohon bulan Januari 2024.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Tengah - Masyarakat Lampung Tengah, Lampung, sudah tak asing lagi dengan durian Sendang Baru.

Memasuki bulan Januari hingga Februari, Sendang Baru menjadi kampung durian runtuh.

Karena sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari hasil bumi, saat panen durian banyak yang mendapat rezeki tahunan tersebut.

Basarudin selaku Kepala Kampung Sendang Baru mengatakan, hampir 90 persen profesi warganya adalah petani dan berkebun, salah satunya petani durian.

Dengan produksi yang melimpah, Basar optimis kampungnya bisa menjadi agro wisata.

"Cita-cita Sendang Baru bisa jadi central durian dari Lampung Tengah," katanya.

Menurutnya, tanaman durian di Hutan Register 22 Way Waya wilayah Lampung Tengah mewariskan kekayaan alam untuk warga setempat yang berjumlah 1.180 Kepala Keluarga (KK).

Sementara, saat ini ada 900 KK atau 80 persen warganya memiliki pohon durian.

"Saat panen raya, per KK bisa panen setiap pagi sebanyak 80 sampai 50 gandeng, atau sekitar 100 sampai 160 buah durian," katanya kepada Tribunlampung.co.id, Jumat (2/2/2024).

Musim durian terlihat mulai bulan November, atau masyarakat setempat biasa menyebutnya bulan selang.

Sebab, pada bulan tersebut, sudah ada pohon durian yang berbuah dan dapat dipanen.

"Tapi produktivitas di bulan selang masih sedikit, dan kualitas buahnya belum sempurna," katanya.

Panen raya baru dilakukan pada bulan Januari-Februari.

Basar menceritakan, petani durian setempat menjaga cita rasa dengan menjual durian matang di pohon atau hanya panen saat jatuh saja. 

Durian hasil panenan diangkut menggunakan motor, disortir, lalu dipasarkan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved