Berita Lampung

Produksi Melimpah, Kampung Sendang Baru Optimis Jadi Central Durian dari Lampung Tengah

Memasuki bulan Januari hingga Februari, Sendang Baru menjadi kampung durian runtuh di Lampung Tengah.

Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi warga
Masyarakat Kampung Sendang Baru memanen durian jatuh dari pohon bulan Januari 2024.  

Durian Sendang Baru biasa dijual gandengan, satu gandeng berisi 3 buah durian.

Harga jualnya bervariasi, dengan rata-rata harga Rp 40-50 ribu.

"Untuk pemasarannya, biasanya membuka lapak di rumah, menjual di pasar tradisional, dan media sosial facebook," ujarnya.

Sejauh ini, katanya, kendala yang biasa dihadapi adalah penanggulangan curah hujan yang tinggi.

Menurutnya, jika pohon durian kebanyakan air, akan mengurangi rasa buah.

Ia pun kadang menyayangkan ada petani yang melakukan panen petik.

Karena dapat mengurangi kualitas dan dapat merusak pohon.

Sehingga, dia berharap masyarakat mendapatkan ilmu dan petunjuk bertani durian yang baik dari ahlinya.

"Meski kami kuat di pengalaman, tetap saja kita butuh ilmu teori yang mumpuni dari para ahli," katanya.

Selain itu, Basarudin berharap infrastruktur di kampungnya diperhatikan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Dia menyebut, untuk menunjang terciptanya agro wisata, perlu ada dukungan akses jalan yang baik.

Ditambah, tak sedikit juga para pecinta durian yang ingin datang langsung mengambil durian dari pohon.

"Kami berharap Pemkab dapat mendukung dan membantu terwujudnya cita-cita masyarakat Sendang Baru sebagai agro wisata," tutupnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved