Berita Lampung
Ditlantas Polda Lampung Catat 1.975 Pengendara Terkena Teguran
Selain itu, Operasi Keselamatan Krakatau juga bertujuan menciptakan kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas).
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung mencatat 1.975 pengendara terkena teguran selama tiga hari Operasi Keselamatan Krakatau 2024.
Hal itu dikatakan Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Lampung AKBP Muhammad Ali saat diwawancarai Tribun Lampung di ruang kerjanya, Kamis (7/3/2024).
"Ada 1.975 orang yang kami berikan teguran selama tiga hari pasca operasi tersebut digelar," kata Ali.
Tiga pengendara terkena E-TLE statis pada periode 4-6 Maret 2024.
Sedangkan 1.972 pengendara terkena teguran.
Rinciannya, pada 4 Maret 2024 ada 587 pelanggaran, 5 Maret 2024 tercatat 667 pelanggaran, dan 6 Maret 2024 ada 718 pelanggaran.
Dalam periode tersebut juga ada 9 kejadian kecelakaan dengan total korban meninggal dunia sebanyak lima orang.
"Ada luka berat 5 orang dan luka ringan 9 orang," sebut pria yang menggemari olahraga tenis ini.
Ia mengatakan, tujuan utama Operasi Keselamatan Krakatau adalah sebagai upaya preemtif dan preventif.
"Preventif ini menyasar macet. Kegiatan ini untuk mengantisipasi dan memahami awal puasa sebagai persiapan untuk Operasi Ketupat," imbuhnya.
Selain itu, Operasi Keselamatan Krakatau juga bertujuan menciptakan kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas).
Polda Lampung melaksanakan Operasi Keselamatan Krakatau 2024 selama 14 hari, yakni pada 4-17 Maret 2024.
Sebelumnya Wakapolda Lampung Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, ada 745 personel yang dikerahkan dalam Operasi Keselamatan Krakatau 2024.
Rinciannya, personel khusus satgas ops Polda Lampung 141 orang dan satgas ops Polres dan Polresta jajaran 604 orang.
Ahmad Ramadhan mengatakan, dalam operasi ini, polisi menggunakan pola dengan mengedepankan upaya preemtif 40 persen, preventif 40 persen, dan penegakan hukum 20 persen secara elektronik (E-TLE statis, mobile, dan teguran).
| Pencarian Riza Kurniawan Diperluas hingga Way Kijing, 15 Km dari Sungai Rantau Tijang |
|
|---|
| Kapolres Lampung Selatan Minta Warga Berperan sebagai Mata dan Telinga Kepolisian |
|
|---|
| Sosok Pria yang Bawa Kabur Mobil Bidan di Lampung Selatan Masih Misterius |
|
|---|
| Polisi Buru Rahmat Febriyadi, DPO Kasus Penggelapan Inventaris Kantor Senilai Rp 145 Juta |
|
|---|
| Kenaikan Plastik Tekan Omzet Pedagang Bandrek di Lampung Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Wadirlantas-Polda-Lampung-AKBP-Muhammad-Ali-88.jpg)