Berita Lampung

Belasan Wanita Pemandu Karaoke Plus Pria Hidung Belang Terjaring Razia Satpol PP

Belasan wanita pemandu karaoke dan pria hidung belang terjaring razia Satpol PP Lampung Selatan, Selasa (19/3/2024) malam.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Indra Simanjuntak
Dokumentasi Satpol PP
Sejumlah wanita pemandu lagu dan pria hidung belang terjaring razia Satpol PP Lampung Selatan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Belasan wanita pemandu karaoke dan pria hidung belang terjaring razia Satpol PP Lampung Selatan, Selasa (19/3/2024) malam.

Operasi pekat tersebut digelar oleh Satpol PP disejumlah tempat hiburan karaoke dan warung remang-remang di sejumlah lokasi di Lampung Selatan, salah satunya di Kecamatan Sidomulyo.

Hal itu dilakukan Satpol PP Lampung Selatan untuk mengantisipasi penyakit masyarakat saat bulan Ramadan.

Kasat Pol PP Lampung Selatan, Maturidi Ismail mengatakan operasi ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas selama bulan Ramadhan 1445 Hijriah.

"Selama Bulan Ramadhan kami lakukan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat)," ujar Maturidi, Rabu (20/3/2024).

Dikatakannya, dari hasil operasi pekat kali ini terjaring belasan pemandu lagu dan pria hidung belang di dua tempat yang berada di wilayah Sidomulyo

Selanjutnya semua yang terjaring akan dibawa ke kantor kecamatan untuk dilakukan pendataan dengan membuat surat pernyataan

"Kami kumpulkan mereka lalu diberikan pembinaan agar tidak mengulangi kembali," ujar Maturidi.

Menurutnya, operasi pekat ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat, yang merasa resah di saat bulan suci Ramadan tempat hiburan tersebut masih buka.

Berdasarkan laporan dari masyarakat kemudian harus pihaknya tindaklanjuti, karena kalau tidak dilakukan penindakan dikawatirkan akan terjadi hukum rimba.

"Kami sudah lapor kok, tentang tempat hiburan karaoke dan warung remang-remang, bapak saja yang kurang tanggap dan mengurus hal ini," ucap Maturidi.

Kemudian kata Dia, setelah dilakukan pendataan, jangan sampai ada lagi laporan lagi.

Akan tetapi, bila mana ada laporan kembali, pihaknya terpaksa sambil langkah hukum

"Meskipun apa yang telah kami lakukan belum ada ungsur pidana nya. Namun, bila mana ada yang melanggar akan kami datang kembali bersama pihak kepolisian," tegasnya

Lebih lanjut ia mengatakan operasi pekat kali ini dilakukan untuk keamanan dan ketertiban

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved