Pilkada 2024

Bursa Pilkada Lampung 2024, Duet Umar Ahmad dan Ridho Ficardo Terus Menguat

Menyikapi ini, kader sekaligus pengurus Partai Perindo Lampung Taufik Hidayatullah menyebut bahwa Ridho Ficardo merupakan figur potensial.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Kolase Tribunlampung.co.id
Bursa Pilkada Lampung 2024, isu duet mantan Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad (kanan) dan mantan Gubernur Lampung Ridho Ficardo terus menguat. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Jelang Pilkada Lampung 2024, isu duet mantan Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad dan mantan Gubernur Lampung Ridho Ficardo terus menguat.

Bursa Pilkada Lampung 2024 diramaikan oleh pasangan yang sama-sama mantan kepala daerah.

Menyikapi ini, kader sekaligus pengurus Partai Perindo Lampung Taufik Hidayatullah menyebut bahwa Ridho Ficardo merupakan figur potensial.

Ridho adalah kader Partai Perindo yang memiliki nilai jual meski partainya tak memiliki kursi di legislatif.

Pasalnya, kata dia, Ridho Ficardo sudah terbukti dan berpengalaman memimpin Lampung periode 2014-2019 lalu.

"Kalau dari Perindo sendiri memang banyak kader yang mendukung Pak Ridho untuk maju lagi di Pilgub nanti," ungkap Taufik, Jumat (29/3/2024).

Meski begitu, Taufik mengatakan bahwa internal Perindo Lampung sendiri belum ada pembahasan spesifik terkait Pilkada 2024.

"Dari internal partai sih belum ada (pembahasan), dari Pak Ridho juga belum ada statemen resmi," kata dia.

Taufik melanjutkan, Partai Perindo Lampung menyadari tak memiliki modal kursi legislatif untuk dijadikan perahu pada Pilkada 2024 nanti.

Meski begitu, Taufik mengatakan bahwa politik itu dinamis, sehingga tak menutup kemungkinan partai lain untuk meminang Ridho Ficardo maju ke Pilgub Lampung 2024.

"Kalau harapan kader Pak Ridho ini maju BE 1 (Pilgub), jadi kita lihat dulu situasi politik karena Perindo ini belum dapat kursi. Politik ini kan dinamis," ucapnya.

Meski begitu, Taufik mengatakan bahwa Ridho memiliki pengalaman mumpuni.

"Pak Ridho ini kan punya pengalaman satu periode jadi gubernur, jadi beliau punya nilai jual," ucap Taufik.

"Kalau PDIP atau partai lain mau mengalah, kenapa tidak Pak Ridho yang di posisi 1 (cagub)," tukasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved