Berita Lampung
Dua Peselancar Andalan Indonesia Gagal ke Perempat Final WSL Krui Pro
Dua peselancar andalan Indonesia harus mengubur impian menjuarai ajang World Surf League (WSL) Krui Pro 2024.
Penulis: saidal arif | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Dua peselancar andalan Indonesia harus mengubur impian menjuarai ajang World Surf League (WSL) Krui Pro 2024.
Mereka tersisih lebih awal karena harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.
Langkah Lidia Kato, satu-satunya peselancar Indonesia yang tersisa di kelas Women's QS 5000, terhenti di babak 16 besar.
Pada pertandingan heat ketiga ronde 16 besar yang digelar di Pantai Tanjung Setia, Pesisir Barat, Minggu (2/6), Lidia Kato berhadapan dengan dua peselancar asal Jepang, yakni Mirai Ikeda dan Shino Matsuda, serta Ava Henderson (Australia).
Mirai Ikeda dan Shino Matsuda memimpin sejak awal pertandingan.
Keduanya berhasil menunjukkan skill yang dimiliki secara maksimal.
Di akhir pertandingan, Mirai berhasil mengumpulkan nilai nyaris sempurna dengan 16,36 poin.
Shino Matsuda menduduki posisi kedua dengan 12,70 poin.
Sedangkan Ava Henderson asal Australia berada di posisi ketiga dengan 9,67 poin dan Lidia Kato di posisi keempat dengan 7,73 poin.
Atas hasil kurang memuaskan tersebut, Lidia Kato mengakui keunggulan lawan-lawannya.
"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi kali ini saya kurang beruntung. Mudah-mudahan ke depan saya bisa tampil lebih baik lagi," ungkapnya.
Nasib serupa dialami peselancar putra Indonesia I Nyoman Artana.
Menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di kelas Men's QS 5000, Artana juga gagal menembus babak perempat final.
Pada pertandingan heat pertama babak 16 besar, Artana harus melawan tiga peselancar Australia sekaligus, yakni Elliot Paerata, Marlon Harrison, dan Kyuss King.
Hasilnya, Artana hanya berhasil menempati peringkat ketiga.
| Distribusi Bulog Tersendat, Disperindag Pesawaran Catat Harga MinyaKita Tembus Rp20 Ribu |
|
|---|
| Pemkab Lamteng Janji Alokasikan Rp200 Juta dari APBD Perubahan untuk Perbaikan Jalan di Mujirahayu |
|
|---|
| Pencuri Kabel PLN yang Tertangkap di Lampung Selatan Pernah Beraksi di Pringsewu |
|
|---|
| Perkuat Pencegahan TPPO, Desa Terbanggi Besar Didorong Jadi Filter Migrasi Aman Warga |
|
|---|
| Modus Bajuk Rayu dan Ancaman, Pelaku Lakukan Asusila ke Bocah di Lampung Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Peserta-World-Surf-League-Krui-Pro-2024-unjuk-kebolehan.jpg)