Pilkada 2024
Bawaslu Lampung Bakal Luncurkan Indek Kerawanan Pilkada 2024 Agustus Mendatang
Bawaslu berencana meluncurkan Indeks Kerawanan Pilkada Serentak 2024 di setiap provinsi dan kabupaten/kota pada Agustus 2024 mendatang.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: soni
Tribunlampung.co.id,Bandar Lampung - Bawaslu berencana meluncurkan Indeks Kerawanan Pilkada Serentak 2024 di setiap provinsi dan kabupaten/kota pada Agustus 2024 mendatang.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Lampung, Tamri, mengatakan proyeksi kerawanan Pilkada 2024 masih dalam proses.
“Kami memetakan kerawanan pilkada berdasarkan nilai atau skor beberapa instrumen, dan instrumen ini baru disosialisasikan oleh Bawaslu RI di Palembang pada 13 Juni kemarin,” Kata Tamri saat dihubungi Minggu, (16/6/2024).
Sebelumnya, Bawaslu RI telah merilis Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan 2024 pada tahun 2022 lalu.
Namun, Tamri menyampaikan Bawaslu RI kemungkinan menggunakan instrumen yang berbeda dalam konstruksi Indeks Kerawanan Pilkada 2024.
“Instrumen penyusun kerawanan pilkada bisa jadi beda dengan pemilu karena tarikan politiknya berbeda,” kata dia.
Tamri memprediksi kerawanan Pilkada 27 November 2024 bisa lebih besar dibandingkan Pemilu 14 Februari 2024 lalu.
“Jumlah pasangan calon yang mengikuti pilkada ikut memengaruhi dinamika pemilihan. Semakin sedikit calon, semakin keras persaingannya,” ujar dia.
Sejauh ini Bawaslu melakukan proyeksi dan deteksi dini terhadap potensi kerawanan yang muncul dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
"Potensi kerawanan ini menjadi basis untuk program pencegahan dan pengawasan Bawaslu di setiap tahapan pilkada, terutama di masa kampanye dan hari pemungutan suara.
“Bawaslu lebih mengutamakan pencegahan, tapi kalau masih tidak mempan juga, maka masuk dalam ranah penanganan pelanggaran,” tegas Tamri.
Ia menyampaikan salah satu komitmen Bawaslu Lampung di Pilkada 2024 mencegah praktik politik uang (money politics), dan netralitas ASN.
“Kami konsen pada money politics ini. Dibuktikan dengan pemilu kemarin ada yang dipidana karena terbukti melakukan money politics,” ujar Tamri.
Tamri mengatakan Bawaslu akan mengawasi penyaluran bansos selama Pilkada Serentak 2024 untuk memastikan tidak ada bansos yang digunakan oleh pasangan calon, terutama petahana, untuk kepentingan tertentu.
“Bansos ini banyak digelontorkan oleh kementerian lewat kepala daerah. Di situlah diuntungkan incumbent-nya. Dia tidak menyalahi karena bukan program incumbent, hanya diperintahkan untuk menyalurkan bansos itu,” jelas dia.
Di samping mencegah politik uang, lanjut Tamri, Bawaslu bersama aparat TNI/Polri juga mengantisipasi terjadinya kerusuhan dalam pemilihan.
“Dari sisi pengamanan kami berkeyakinan ini akan optimal. Kami juga yakin masyarakat Lampung sudah cukup dewasa berdasarkan penyelenggaraan pilkada-pilkada sebelumnya. Tidak sampai ada konflik fisik antarpendukung calon,” kata dia.
Tamri menyampaikan Bawaslu RI telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama TNI/Polri dalam hal pengamanan pilkada.
“Bawaslu sudah ada penandatanganan MoU di tingkat pusat. Di tingkat daerah kami sedang melakukan koordinasi secara intens dengan TNI/Polri,” ujar dia.
Bawaslu Lampung juga intens berkoordinasi dengan partai politik tentang rambu-rambu yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada saat kampanye hingga pemilihan.
“Kami yakin partai politik sudah tahu rambu-rambu itu. Bohong kalau tidak tahu. Itu sudah pasti tahu, dan sudah sering kami sampaikan,” kata Tamri.
Untuk meningkatkan fungsi pengawasan dan pencegahan, tambah dia, Bawaslu Lampung juga melibatkan masyarakat dalam mengawasi tahapan pilkada.
“Sosialisasi kepada masyarakat kami sampaikan melalui program Kampung Antipolitik Uang dan pengawasan partisipatif. Ini upaya-upaya untuk melakukan pencegahan terhadap politik uang,” pungkas Tamri.
( Tribunlampung.co.id / Riyo Pratama )
Kepala Daerah di Lampung yang Diusung Gerindra Diingatkan Jauhi Korupsi |
![]() |
---|
Sengketa Cakada Masuk Tahap Pemeriksaan, Bawaslu Lampung Siaga di Jakarta |
![]() |
---|
Pilkada Dipilih DPRD, PDIP Lampung dan PKB Ingin Kajian dan Ruang Diskusi |
![]() |
---|
Pleno Penetapan Paslon Terpilih, KPU Lampung Tengah Tunggu Surat MK |
![]() |
---|
KPU RI Kerahkan 200 Orang Tangani Sengketa Pilkada di MK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.