Pilkada 2024

Isu Duet dengan Herman HN di Pilgub Lampung, Umar Ahmad: Kita Harus Siap

Rumor Herman HN berduet dengan Umar Ahmad dalam kontestasi Pilgub Lampung 2024 terus mengemuka dalam beberapa hari terakhir.

Dokumentasi Tribunlampung.co.id
Umar Ahmad saat hadir di studio Tribun Lampung, Sabtu (1/6/2024). Rumor Herman HN berduet dengan Umar Ahmad dalam kontestasi Pilgub Lampung 2024 terus mengemuka dalam beberapa hari terakhir. Meski terus ramai diperbincangkan, baik Herman HN maupun Umar Ahmad masih menunggu ketetapan yang dikeluarkan partai pengusung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Rumor Herman HN berduet dengan Umar Ahmad dalam kontestasi Pilgub Lampung 2024 terus mengemuka dalam beberapa hari terakhir.

Meski terus ramai diperbincangkan, baik Herman HN maupun Umar Ahmad masih menunggu ketetapan yang dikeluarkan partai pengusung.

Diketahui, gelaran Pilkada 2024 serentak di Lampung, yang akan berlangsung pada November 2024, membuat partai politik yang ada di Lampung mulai mempersiapkan kader-kadernya untuk ikut bertarung.

Sejauh ini, sudah muncul sejumlah nama yang akan ikut bertarung dalam Pilgub Lampung 2024.

Di antaranya, Arinal Djunaidi, Herman HN, Umar Ahmad, Rahmat Mirzani Djausal dan Hanan A Razak.

Terkait rumor berduet dengan Herman HN, Umar Ahmad tak menampiknya.

Akan tetapi, mantan Bupati Tulangbawang Barat 2 periode tersebut masih menunggu restu dari DPP PDIP.

"Jadi gini, pascadeklarasi tim pemenangan kemarin, kita berikan proposal kepada partai politik dan kepada rakyat."

"Di dalam proposal itu kita meminta saran untuk siapa yang layak memimpin Provinsi Lampung ini," kata Umar Ahmad, Kamis (27/6/2024).

Dia menegaskan, soal rekomendasi dan pasangan merupakan kewenangan DPP.

"Jadi kita tunggu saja nanti keputusan partainya seperti apa," ujar Ahmad.

"Mengenai informasi atau isu yang beredar antara saya dan Pak Herman HN, saya kira ketika kita menyerahkan sesuatu kepada yang berwenang."

"Kita harus siap menerima apa pun yang jadi keputusan partai, dan dengan siapa pun tentu kita siap," pungkasnya.

Sementara, Herman HN beberapa waktu lalu sempat menyatakan membuka ruang kepada siapa pun yang berminat berpasangan dengan dirinya.

"Ya boleh saja siapa pun nanti pasangannya."

"Saya rasa dari beberapa nama yang mencalonkan diri ini pasti ada yang jadi wakil," kata Herman.

"Dengan siapanya nanti kita lihat pada 22 Agustus 2024."

"Pasti ketahuan siapa wakilnya. Kita tunggu saja," sambungnya.

Herman mengaku, sudah mendapat arahan dari DPP Partai NasDem untuk mencari sosok wakil yang akan mendampinginya di Pilgub Lampung 2024.

Namun, dia masih menunggu hasil survei sebelum akhirnya surat rekomendasi dikeluarkan oleh DPP.

Herman mengatakan, setelah melakukan survei, hasilnya akan diserahkan ke DPP NasDem untuk menjadi bahan pertimbangan surat rekomendasi.

Dia pun optimistis Partai NasDem akan memberinya rekomendasi untuk mengikuti Pilkada pada 27 November 2024 nanti. 

"Sekarang survei masih jalan, nanti dua atau tiga hari setelah Lebaran Haji kita serahkan ke DPP," kata Herman.

"Cukup sekali survei saja, (saya) yakin dapat surat rekomendasi," tambahnya.

Selain melakukan survei, Herman juga terus menjalin komunikasi politik dengan partai lain.

Dia pun yakin bakal menang pada Pilgub kali ketiganya.

"Target ya harus menang. Kalau enggak menang, buat apa maju," kata dia.

Selain itu, Herman juga mengaku sudah mendapatkan arahan dari DPP soal kriteria sosok wakil yang akan mendampinginya.

"Sudah ada arahan (DPP), siapa saja yang penting bisa sejalan dan seirama," kata dia.

Diketahui, Herman HN dan Umar Ahmad telah mengikuti penjaringan bakal calon kepala daerah di beberapa partai politik.

Keduanya juga sama-sama memiliki pengalaman menjadi kepala daerah.

Herman HN pernah menjabat sebagai Wali Kota Bandar Lampung selama dua periode.

Sedangkan Umar Ahmad pernah menjadi Bupati Tulangbawang Barat.

Kini keduanya memiliki posisi strategis di partai.

Herman HN sebagai Ketua DPW NasDem Lampung.

Sementara Umar Ahmad adalah Ketua Bappilu DPD PDIP Lampung.

Potensi Besar

Pasangan Herman HN dan Umar Ahmad punya potensi besar menang di Pilgub Lampung 2024.

Hal itu dikatakan pengamat politik Candrawansah.

Dosen ilmu pemerintahan Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) mengatakan, perhelatan Pilkada Lampung semakin dekat.

Setiap kandidat tentu sudah bersiap mencari pasangan untuk bertarung dengan para pesaingnya.

Khusus Pilgub Lampung, soal siapa kandidat yang akan diusung oleh partai politik semakin menarik untuk dinantikan.

"Partai politik sudah mulai turun untuk melakukan survei dengan memasangkan (kandidat) dari internal partainya dengan eksternal."

"Tidak terkecuali Partai NasDem dan PDIP yang diisukan oleh masyarakat luas bahwa Herman akan berpasangan dengan Umar Ahmad," kata Candrawansah, Kamis (27/6/2024).

Apalagi, lanjut dia, kombinasi PDIP dengan 13 kursi di DPRD Lampung dan NasDem dengan 10 kursi bisa langsung mengusung pasangan bakal calon sendiri.

Angka itu sudah melebihi 17 kursi (25 persen) yang menjadi batas minimal.

"Jadi NasDem yang berkoalisi dengan PDIP sudah mencukupi batas minimal partai pengusung di Pilgub Lampung," ujarnya.

Menurut dia, pasangan Herman HN-Umar Ahmad atau sebaliknya punya potensi untuk meraup suara yang signifikan.

"Hal ini karena keduanya memiliki pengalaman menjadi kepala daerah. Tentunya sudah menjadi modal dalam mengikuti kontestasi nanti," tuturnya.

"Selain itu, keduanya mempunyai basis daerah masing-masing dan tentunya menjadi lawan tangguh bagi Hanan A Rozak, Rahmat Mirzani Djausal, dan Arinal Djunaidi."

"Bukan hanya lawan ketika sudah menjadi calon, akan tetapi juga lawan di dalam magnet menambah partai pengusung mereka," sambungnya.

Mengenai strategi untuk menang, menurut Candrawansah, hal terpenting adalah setiap paslon harus bisa menarik hati masyarakat Lampung.

"Minimal harus banyak menggunakan metode dalam menggerakkan struktur partai, struktur tim, dan ketepatan dalam berkampanye di wilayah-wilayah Lampung," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved