UIN Raden Intan Lampung
LP3H UIN Raden Intan Lampung Beri Penguatan Pendamping Proses Produk Halal
LP3H UIN RIL mengadakan Penguatan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) di Teater Room Gedung Academic & Research Center, Rabu (11/9/2024).
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) mengadakan Penguatan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) di Teater Room Gedung Academic & Research Center UIN RIL, Rabu (11/9/2024).
Kegiatan ini diikuti oleh 144 mahasiswa UIN RIL yang telah tergabung sebagai pendamping PPH.
Kepala Biro (Karo) Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK), Dr H Abdul Rahman MPd, secara resmi membuka acara ini.
Iya mengatakan jika penguatan kompetensi pendamping PPH merupakan langkah strategis yang sangat penting dalam mendukung percepatan sertifikasi halal di Indonesia.
Khususnya melalui mekanisme Self Declare yang diatur dalam undang-undang.
Karo menyampaikan kepada para mahasiswa menjadi PPH merupakan hal yang positif, di samping melakukan aktivitas perkuliahan.
“Sebagai institusi pendidikan tinggi Islam, UIN Raden Intan Lampung memiliki peran vital dalam mendukung kebijakan pemerintah, terutama dalam memperluas pemahaman dan penerapan nilai-nilai halal dalam kehidupan masyarakat," urainya.
Ini sejalan dengan visi dan misi untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang tinggi.
Ia menambahkan, tantangan di era globalisasi ini semakin kompleks, di mana produk yang beredar di pasar harus memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kesesuaian dengan syariat Islam.
“Keberadaan pendamping PPH sangat penting untuk memastikan proses produksi sesuai dengan prinsip-prinsip halal, mulai dari bahan baku hingga distribusi,” tambahnya.
Selain itu, Karo juga menyoroti bahwa kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia tetapi juga berpotensi menjadi salah satu sumber pemasukan bagi Badan Layanan Umum (BLU) UIN Raden Intan Lampung melalui proses pendampingan dan sertifikasi halal.
Karo menerangkan hasil audiensi yang dilakukan bersama Rektor dan jajaran dengan Duta Besar Federasi Rusia Senin (09/09) lalu di Jakarta.
Ia mengatakan, Rusia tertarik untuk menjajaki pengkajian bersama UIN RIL dalam topik ekonomi / perbankan syariah dan industri halal.
Kepala Pusat Kajian dan Layanan Halal (PKLH) UIN RIL, Dr Edi Susilo MHI menjelaskan, penguatan kompetensi ini adalah bagian dari tugas utama LP3H dalam melakukan rekrutmen, pengawasan, monitoring, dan pengembangan para pendamping.
“Regulasi terkait sertifikasi halal terus berkembang dan mengalami pembaruan. Oleh karena itu, penguatan kompetensi ini sangat diperlukan agar pendamping mampu mengikuti dinamika yang ada,” tuturnya.
Dosen UIN Raden Intan Lampung Presentasikan Hasil Riset Studi Islam di Uzbekistan |
![]() |
---|
Sesditjen Pendis Kemenag Beri Arahan 3N untuk Maba UIN RIL |
![]() |
---|
Pemkot Bandar Lampung Ajak Mahasiswa Baru UIN RIL Lahirkan Gagasan Inovatif |
![]() |
---|
Mahasiswa Baru UIN RIL Dibekali Materi Kepemudaan hingga Bahaya Narkoba |
![]() |
---|
PBAK 2025, Rektor UIN RIL Wan Jamaluddin Tekankan Mahasiswa Implementasikan Ekoteologi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.