Suami Tembak Istri di Lampung Tengah

Istri yang Ditembak Suami Dirawat di RSYMC Terbanggi Besar Lampung Tengah

Yeni yang ditembak suaminya Muhammad Rifai telah menjalani perawatan  Rumah Sakit Yukum Medikal Center (YMC) Kecamatan Terbanggi Besar.

Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Dokumentasi
Suasana rumah pelaku dan korban seusai insiden penembakan yang dilakukan suami kepada istri di Lampung Tengah. (Dokumentasi) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Tengah - Perempuan bernama Yeni yang ditembak suaminya Muhammad Rifai telah menjalani perawatan  Rumah Sakit Yukum Medikal Center (YMC) Kecamatan Terbanggi Besar.

Warga Dusun I, Kampung Surabaya Ilir, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, itu mengalami luka tembak pada bagian lengan sebelah kanan.

Camat Bandar Surabaya, Arifin mengatakan setelah kejadian, warga langsung membawa korban ke klinik Dokter Didik di Kampung Surabaya Ilir, Kecamatan Bandar Surabaya.

"Setelah dari Dokter Didik, Yeni dirujuk ke Rumah Sakit Yukum Medikal Center (YMC) Kecamatan Terbanggi Besar untuk mendapatkan perawatan intensif," katanya, Selasa (1/10/2024).

Arifin mengatakan, sebelumnya Yeni sempat akan dibawa ke RSUD Ahmad Yani Kota Metro.

Namun karena pertimbangan kondisi korban dan jarak tempuh, akhirnya Yeni mendapatkan perawatan di Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

"Rencana awal mau di bawa ke RSUD A Yani, tapi tadi siang saya mendapatkan laporan bahwa korban dibawa ke RS YMC Yukum Jaya," tutupnya.

Yeni  ditembak suaminya Muhammad Rifai di rumahnya di Dusun I, Kampung Surabaya Ilir, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, pada Selasa (1/10/2024).

Sayangkan

Camat Bandar Surabaya Lampung Tengah Arifin menyayangkan aksi suami tembak istrinya sendiri.

Arifin mengatakan, setiap permasalahan dalam rumah tangga seharusnya bisa diselesaikan.

"Jika penyebabnya cekcok rumah tangga, harusnya bisa selesai dengan baik, bukan dengan cara seperti ini," katanya kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (1/10/2024).

Selain itu, Arifin juga menyayangkan pelaku yang memiliki senjata api, apalagi menggunakannya untuk melukai istrinya sendiri.

Dia mengimbau masyarakat khususnya Kecamatan Bandar Surabaya untuk menyelesaikan setiap permasalahan dengan kepala dingin.

Sebab, katanya, permasalahan rumah tangga yang seharusnya menjadi ranah privat akan berujung pidana jika kepala keluarga salah mengambil tindakan.

"Segala permasalahan bisa selesai jika dibicarakan baik-baik, jangan sampai lupa diri dan menjadi tindakan yang melanggar hukum," katanya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

 

 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved