Berita Lampung

Pebalap Liar di Pringsewu Panik Berusaha Kabur Lihat Kedatangan Polisi

 Polres Pringsewu mengamankan belasan motor yang digunakan untuk balap liar.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: soni
Dokumentasi Polres Pringsewu
Disita - Polres Pringsewu menyita belasan motor yang akan digunakan untuk balap liar pada Minggu (10/11) dini hari. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Polres Pringsewu mengamankan belasan motor yang digunakan untuk balap liar.

Razia tersebut dilakukan Minggu (10/11) dini hari, menyisir sepanjang Jalan Ahmad Yani, mulai dari Pekon Bulukarto hingga Pekon Wates.

Kabag Logistik Polres Pringsewu, AKP Syafri Lubis mengatakan, razia inj juga dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait kebisingan dari knalpot brong yang kerap mengganggu kenyamanan warga di malam hari.

Dia menjelaskan, dalam razia para pelaku balap liar yang mayoritas remaja, berusaha kabur karena panik melihat kehadiran petugas.

“Bahkan ada yang mau mencoba menyelamatkan diri dengan menyembunyikan sepeda motornya di semak-semak sekitar lokasi,” kata Lubis Minggu pagi.

Dalam razia itu, petugas berhasil mengamankan 17 sepeda motor tanpa dokumen lengkap dan hampir semuanya menggunakan knalpot brong yang mengeluarkan suara bising.

“Kegiatan razia ini akan terus kami intensifkan untuk menekan aksi balap liar yang semakin marak dan meresahkan,” imbuh lubis.

Lubis juga menjelaskan bahwa 17 sepeda motor yang berhasil diamankan telah dibawa ke Polres Pringsewu.

Para pengendara diberikan tilang, dan kendaraan hanya bisa diambil kembali setelah pemiliknya mengikuti sidang dan melengkapi dokumen yang diperlukan.

Diharapkan, tindakan tegas ini dapat memberikan efek jera sehingga para pelaku tidak mengulangi perbuatannya, mengingat dampak negatif yang ditimbulkan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lubis mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.

“Kami berharap para orang tua turut berperan aktif dalam mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi balap liar,” lanjutnya.

Selain membahayakan keselamatan diri sendiri, kegiatan ini juga mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.

Dirinya juga meminta masyarakat untuk segera melapor jika melihat aktivitas balap liar atau perilaku pengendara yang mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.

“Kami sangat mengapresiasi informasi dari masyarakat. Dukungan dan kerja sama dari warga sangat penting untuk mencegah balap liar dan menciptakan situasi yang kondusif di Pringsewu,” katanya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved