Berita Lampung

Kemenag Lampung Akan Menerima 40 PPIH untuk Haji 2025 

Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo mengatakan, petugas PPIH akan diterima sebanyak 40 orang untuk ibadah haji 2025.

Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo, Jumat (22/11/2024). Kemenag Lampung akan menerima 40 PPIH untuk ibadah haji tahun 2025. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung akan menerima 40 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk tahun 2025.

Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo mengatakan, petugas PPIH akan diterima sebanyak 40 orang untuk ibadah haji 2025.

"Kalau tahun lalu kami membuka kesempatan kepada 70-an orang PPIH tapi tahun ini hanya 40 orang saja yang menjadi petugas," kata Kakanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo, Jumat (22/11/2024). 

Pihaknya melakukan seleksi dilakukan melalui dua tahap dengan total kuota 40 orang. 

Kuota itu, menurut dia, mengalami pengurangan sesuai dengan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi. 

Dengan jumlah tersebut terdiri dari 18 ketua kloter, 18 pembimbing haji dan 4 orang PPIH Arab Saudi.

"Saat ini sudah berjalan seleksi tahap pertama yang dilakukan di tingkat kabupaten kota. Kemudian selanjutnya peserta yang lolos akan kembali menjalani seleksi tahap kedua di tingkat provinsi untuk menentukan peserta yang akan bertugas sebagai PPIH," kata Puji.

Seleksi tahap pertama ini diikuti sekitar 300 orang peserta di seluruh kabupaten dan kota se-Lampung. 

Pada tahap pertama peserta mengikuti seleksi administrasi dan CAT tingkat kabupaten. 

Pendaftaran telah dibuka sejak 7 -15 November 2024 dengan mengumpulkan berkas administrasi dan seleksi CAT pada 21 November 2024.

Para peserta yang lolos akan mengikuti seleksi CAT dan wawancara di tingkat provinsi pada 5 Desember 2024.

Peserta yang lolos akan diberikan pembekalan agar siap bertugas sebagai PPIH.

"Kami berharap petugas PPIH yang terpilih diharapkan mampu bertugas secara profesional, sehingga para jemaah haji yang berangkat merasa terbantu selama melakukan ibadahnya di tanah suci," kata Puji. 

Ia mengatakan, ke depan banyak tantangan yang dihadapi PPIH karena jemaah banyak yang berasal dari kelompok lanjut usia (lansia). 

Para PPIH harus siap menyiapkan tenaganya untuk mewujudkan pelaksanaan ibadah haji yang ramah lansia.

Petugas PPIH harus bisa mendukung visi Kemenag dalam mewujudkan ibadah haji yang ramah lansia. 

"Lansia itu merupakan orang tua kita dan harus dilayani dengan sebaik mungkin," kata Puji.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved