Berita Lampung

Kisah Pilu Warga Way Haru Pesbar Ditandu Viral di Medsos, Antarkan Amsiyah Berobat ke Puskesmas

Cerita pilu kembali datang dari daerah terisolir Way Haru di Kecamatan Bangkunat, Pesisir Barat, Lampung.

Penulis: saidal arif | Editor: Teguh Prasetyo
Dokumentasi
Dok Istimewa DITANDU - Amsiyah (32), ibu muda warga Pekon Way Tiyas, Way Haru, Pesisir Barat harus ditandu pakai sebatang bambu untuk mendapatkan perawatan setelah melahirkan, Selasa (3/12). Video warga mengangkut Amsiyah itu pun viral di media sosial. 

Lokasinya terhimpit di antara Samudra Hindia dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Kondisi itu membuat pembangunan di Way Haru sangat terbelakang, dan hingga kini belum mendapatkan solusi apapun dari pemerintah.

Warga Pekon Way Haru pun berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat terpilih bisa membangun akses jalan dan jaringan listrik.

Sebab, selama ini warga Way Haru merasakan keterisolasian hingga tidak nikmati akses jalan dan listrik.

"Harapan dari kita warga Way Haru nggak banyak, hanya pembangunan jalan dan listrik biar gak gelap terus," ungkap Sulhan, warga Pekon Bandar Dalam Way Haru.

Dikatakannya, selama ini untuk sampai ke Pasar Way Heni, warga Way Haru harus menempuh perjalanan jauh dan melewati jalan yang penuh lumpur.

Setiap musim penghujan, jalan sulit untuk dilalui. Bahkan kerap kali mereka harus bertaruh nyawa.

"Kami berharap bupati dan wakil bupati terpilih bisa membangun akses jalan ke Way Haru, dimana selama ini diabaikan," pungkasnya.

(tribunlampung.co.id/saidal arif)

 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved