Berita Terkini Nasional
Anak Uswatun Bingung saat Banyak Polisi Datang ke Rumah, Kapolres Beri Pendampingan
Anak pertama korban berjenis kelamin laki-laki sempat bengong saat dikerubungi oleh petugas Kepolisian.
"Korban sempat berontak, namun akhirnya tak sadarkan diri dengan darah keluar dari kepalanya," ujar Farman.
Setelah korban meninggal, Rohmad merasa bingung dan kesulitan untuk membuang jasad korban.
Ia pun memutuskan untuk memotong tubuh korban menjadi empat bagian: dua kaki, kepala, dan tubuh, yang kemudian dimasukkan ke dalam koper.
Diberitakan sebelumnya, jasad Uswatun ditemukan di dalam koper merah di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur pada Kamis (23/1/2025).
Sementara potongan kepala korban ditemukan di Trenggalek pada Sabtu (25/1/2025).
Pembunuh Uswatun adalah teman prianya bernama Rohmad Tri Hartanto alias Antok.
Sempat kabur dan mengatur siasat, Antok kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati lantaran terkait kasus pembunuhan berencana.
Artikel ini telah tayang di jatim.tribunnews.com
(Tribunlampung.co.id)
| Komplotan Penipu Berkedok Petugas Bea Cukai Gagalkan EP Dapatkan Tas Idaman |
|
|---|
| Pengakuan Kakak Priyo ke Dedi Mulyadi, Bongkar Cara Ririn Bunuh Bayi 8 Bulan |
|
|---|
| Skenario KF Rampok Perhiasan Emas Ibu Sendiri Senilai Rp600 Juta, Ajak Pacar |
|
|---|
| Tindakan Nekat Yudi Jual Bayi Kandungnya Rp25 Juta Berujung Tuntutan 6 Tahun Penjara |
|
|---|
| IRT Gagal Beli Tas Incaran Usai Ditipu Petugas Bea Cukai Gadungan, Rp7,9 Juta Raib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Uswatun-dan-ayahnya.jpg)