Berita Lampung

Penumpang Kapal Melonjak Signifikan selama Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek

Banyak masyarakat yang memperpanjang liburan atau menambah waktu cuti, sehingga meningkatkan volume pergerakan di sejumlah lintasan utama.

Tayang:
dok.PT ASDP Indonesia Ferry
ANTRIAN MASUK KAPAL - Antrian kendaraan masuk kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (31/1/2025). PT ASDP Indonesia Ferry mencatat ada kenaikan jumlah penumpang libur panjang Isra Miraj dan Imlek tahun ini sebesar 64 persen atau 233.962 jiwa.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan signifikan trafik penumpang dan kendaraan selama arus balik libur panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025.

Banyak masyarakat yang memperpanjang liburan atau menambah waktu cuti, sehingga meningkatkan volume pergerakan di sejumlah lintasan utama.

Berdasarkan data produksi periode 24-30 Januari 2025, sebanyak 233.962 penumpang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui lintasan Merak-Bakauheni.

Jumlah itu meningkat 64 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 142.971 orang.

Total kendaraan yang menyeberang mencapai 59.593 unit, naik 44 persen dari 41.477 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, arus dari Jawa ke Sumatera mencatat 249.542 penumpang atau naik 51 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 164.798 orang.

Dengan total kendaraan mencapai 60.139 unit atau meningkat 40 persen dari 42.962 unit tahun lalu.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin menjelaskan bahwa lonjakan trafik ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang.

Untuk memastikan kelancaran layanan, ASDP terus mengoptimalkan sistem digitalisasi. Terutama melalui pemesanan tiket online via Ferizy.

Program itu terbukti mempercepat proses keberangkatan dan mengurangi antrean di pelabuhan.

"Transformasi digital yang ASDP lakukan dalam lima tahun terakhir bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa," ujarnya, Jumat (31/1/2025)

Saat ini, reservasi tiket online Ferizy telah diterapkan di 28 pelabuhan di seluruh Indonesia.

"Utamanya di pelabuhan Merak -Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk dan juga Ajibata-Ambarita," ucapnya.

Selain memastikan kelancaran operasional, pihaknya juga memperkuat aspek keselamatan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada operasional penyeberangan.

Mengacu pada instruksi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, ASDP terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau prakiraan cuaca.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved