Berita Lampung
Pekerja Tewas Tergiling Mesin Cacah Saat Bekerja di Pabrik Kayu Lampung Tengah
Seorang buruh asal Kampung Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah meninggal akibat kecelakaan kerja di pabrik pengolahan kayu.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Tengah - Seorang buruh asal Kampung Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, Lampung bernama Andriansyah meninggal akibat kecelakaan kerja di pabrik pengolahan kayu PT Minggok Indonesia, Rabu (13/2/2025).
Insiden tragis itu membuat seluruh karyawan geger karena korban tewas usai masuk dalam mesin penggiling kayu saat bekerja di pabrik yang berlokasi di Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah itu.
Masnona selaku bibi korban mengatakan, dirinya tak sanggup melihat jenazah keponakannya karena kondisi fisiknya sudah tidak utuh lagi.
"Tubuhnya sudah hancur tercacah mesin penggiling kayu saat bekerja, saya sudah tidak sanggup lagi melihatnya," katanya, Kamis (13/2/2025).
Masnona mengatakan, dari informasi yang diberikan pegawai pabrik, Andriansyah bisa masuk ke dalam mesin penggiling kayu karena kakinya tersangkut dan seluruh tubuhnya terseret ke dalam.
Dia mengatakan, dia mendapat informasi insiden tersebut dari teman kerja korban pukul 15.00 WIB.
Saat dia datang ke pabrik, Masnona baru mengetahui kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Setelah kedatangannya, kata dia, jenazah korban dievakuasi lalu dibawa ke rumah sakit dan setelah itu dikebumikan.
"Waktu saya datang ke pabrik keadaannya sudah ramai di dalam, para pegawai berkerumun melihat jenazah dan lokasi keponakan saya meninggal," ujarnya.
"Saya berharap ada upaya pihak kepolisian dan perusahaan untuk menindaklanjuti insiden tewasnya Andriansyah," kata dia.
Sementara, Kepala Kampung Tanjung Ratu Samsuri mengatakan, kampung halaman korban yang mengalami kecelakaan kerja tersebut adalah warga Gedung Dalem, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur.
Selama bekerja, kata Samsuri, Andriansyah menumpang dan berdomisili di rumah keluarganya atau di wilayah administrasinya.
Setelah dia mendapatkan informasi kecelakaan kerja tersebut, Samsuri langsung menuju lokasi.
"Saat saya melihat jenazah korban, kondisinya sudah hancur, seluruh badannya habis tergiling menyisakan kepala dan tangannya saja," tutupnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)
| Seorang Guru Kehilangan Sepatu saat Melintasi Jalan Rusak Berlumpur di Lampung Tengah |
|
|---|
| Polisi Tak Teperdaya Penyamaran Pencuri Motor Jadi Jemaah Salat, Pelaku Diringkus di Masjid |
|
|---|
| Pohon Tumbang Melintang di Jalan Arif Rahman Hakim Bandar Lampung, Keropos Bagian Akar |
|
|---|
| Kisah Perjuangan M. Arsyad, Anak 8 Tahun Penderita Kelumpuhan Otak di Lampung Tengah |
|
|---|
| Sepatu Hilang di Kubangan Lumpur, Warga Srikaton Mengeluh Jalan Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pekerja-tewas-tergiling-mesin-cacah-kayu.jpg)