Berita Lampung

Komisi III DPRD Metro Minta Pemkot Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Ternak dari Luar

Pemkot) Metro, Lampung melalui OPD terkait untuk memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak dari luar Bumi Sai Wawai.

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi DKP3 Metro.
PENGAWASAN HEWAN TERNAK - Vaksinasi PMK di Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Metro, pada 30 Desember 2024 lalu. Komisi III DPRD Metro minta Pemkot perketat pengawasan lalu lintas hewan ternak dari luar. 

Tribunlampung.co.id, Metro - Komisi III DPRD Metro meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Lampung melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak dari luar Bumi Sai Wawai.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Metro, Fahmi Anwar mengatakan pengawasan secara tepat perlu dilakukan dalam mengantisipasi virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Menurutnya, pemberlakuan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) bagi hewan ternak dari luar daerah penting dilakukan.

Hal ini agar hewan ternak yang masuk ke Metro dapat dipastikan tak terjangkit penyakit.

"Pengawasan diperketat, terutama untuk hewan dari luar Metro yang masuk ke Metro," kata dia, Rabu (19/2/2025).

"Pemberlakuan SKKH juga dilakukan, agar setidaknya dapat dipastikan bahwa hewan ternak yang masuk ke Metro ada keterangan bahwa tidak terjangkit penyakit," tambahnya.

Tak hanya itu, lanjut Fahmi, pengawasan dan edukasi ke peternak di Metro juga harus dilakukan.

"Peternak di Metro juga diberikan edukasi dan pemahaman agar hewan ternak itu tidak terjangkit penyakit," tukasnya.

"Karena nanti menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri permintaan masyarakat akan daging sapi itu meningkat. Sehingga pengawasannya harus dilakukan agar bisa dipastikan daging sapi yang dijual itu aman," jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Metro menyebut akan membentuk tim pengawasan hewan ternak di Bumi Sai Wawai.

Pembentukan tim pengawasan hewan ternak ini dilakukan bertujuan untuk mengantisipasi virus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.

Kepala DKP3 Metro, Heri Wiratno mengatakan pihaknya akan mempersiapkan pengawasan hewan ternak sebelum Hari Raya Idul Fitri nanti.

"Kami akan lakukan pelatihan ke pengurus masjid dan lainnya agar saat kurban nanti ada SOP yang lebih bagus dari tahun kemarin," ujar dia, Rabu (19/2/2025).

"Kita juga akan menurunkan tim dari PDHI dan lain-lain, saya kira begitu," tambahnya.

Ia mengatakan pihaknya juga akan mengedukasi peternak terkait pencegahan PMK.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved