Mutiara Ramadan
Keutamaan Salat Tahajud, Dosanya Akan Diampuni Selama Setahun Penuh
Dikatakannya, bangun malam untuk beribadah adalah kebiasaan orang-orang yang bertakwa, para nabi, sahabat, dan alim ulama.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Alhamdulillah kita kembali dipertemukan dengan bulan Ramadan 1446 H di tahun 2025 ini.
Mari kita bersama-sama mencari makna mendalam dari salat tarawih di bulan yang penuh berkah ini, yang dahulu dikenal dengan sebutan Qiyamu Ramadan.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Barang siapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)
Sekretaris Majelis Tarjih dan Tadjid PWM Lampung Ustaz Burhan Isro'i mengatakan, siapa saja yang menyempatkan diri untuk melaksanakan salat (tarawih) atau salat tahajud di tengah malam, maka dosanya akan diampuni selama satu tahun penuh.
“Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu tauhid yang murni dalam setiap ibadah di bulan Ramadan,” kata Burhan Isro'i dalam program Mutiara Ramadan di Tribun Lampung, Selasa (4/3/2025).
Dikatakannya, bangun malam untuk beribadah adalah kebiasaan orang-orang yang bertakwa, para nabi, sahabat, dan alim ulama.
“Mereka yang melaksanakan salat malam berjamaah akan mendapatkan pahala setara dengan salat satu malam penuh,” jelas Burhan.
Selain itu, Allah SWT akan memberikan kedudukan terpuji bagi mereka yang melaksanakan salat malam dengan ikhlas.
“Manfaat lainnya adalah, dengan ibadah di bulan Ramadan, Allah SWT akan memberikan lisan yang positif dan perkataan yang mulia, sehingga dapat membersihkan hati, lisan, dan amal kita,” tambahnya.
Menurut Burha, bulan Ramadan juga menjadi waktu yang sangat istimewa, di mana siapa pun yang memohon ampun kepada Allah, akan diampuni, dan setiap doa serta munajat yang dipanjatkan akan dikabulkan.
“Terlebih lagi, pada 10 hari terakhir Ramadan terdapat malam Lailatulkadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan,” sebut dia.
“Marilah kita menjaga makna ibadah kita di bulan Ramadan ini, termasuk salat tarawih. Semoga di bulan yang penuh berkah ini, Allah SWT menerima puasa dan ibadah kita. Semoga dosa-dosa kita diampuni, dan kita meraih Ramadan yang mabrur. Aamiin,” tandasnya.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.