Mutiara Ramadan

Lebih Produktif Saat Puasa Ramadan

Penyuluh Agama Kanwil Kemenag Lampung Ustaz Ismail Sholeh mengatakan, jangan sampai ibadah puasa yang kita lakukan sia-sia yang tidak ada ruhnya.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar
PRODUKTIF SAAT PUASA: Penyuluh Agama Kanwil Kemenag Lampung Ustaz Ismail Sholeh dalam program Mutiara Ramadan di Tribun Lampung, pekan lalu. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Bulan Ramadan adalah bulan penuh keberkahan, bulan yang Allah lipat gandakan pahala bagi siapa saja yang beribadah dengan sungguh-sungguh. 

Namun, sering kali kita mendapati bahwa puasa hanya dijalankan sebatas menahan lapar dan haus, tanpa adanya peningkatan dalam ibadah dan ketakwaan.

Untuk itu, kita perlu meluruskan niat bahwa puasa benar-benar kita jalankan untuk mencari pahala, mari kita jalankan ibadah puasa secara produktif. 

Penyuluh Agama Kanwil Kemenag Lampung Ustaz Ismail Sholeh mengatakan, jangan sampai ibadah puasa yang kita lakukan sia-sia yang tidak ada ruhnya.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش

Artinya: "Betapa banyak orang yang puasa akan tetapi tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya, kecuali lapar dan dahaga (haus)." (HR An Nasa’i dan Ibnu Majjah)

“Dari hadis ini kita dapat mengetahui bahwa sejak di zaman nabi, banyak orang yang puasa tetapi tidak mendapat apa-apa dari puasanya, kecuali lapar dan haus,” tutur Ismail Sholeh dalam program Mutiara Ramadan di Tribun Lampung, pekan lalu. 

Menurut dia, salah satu hal mendasar dalam menjalani puasa yang produktif adalah meluruskan niat. 

Puasa seharusnya dijalankan dengan keikhlasan, bukan sebagai beban atau sekadar rutinitas tahunan. 

“Banyak orang merasa berat ketika berpuasa karena fokus pada rasa lapar dan haus, bukan pada nilai spiritual yang bisa diperoleh,” kata Ismail. 

Banyak orang justru menghabiskan waktu di bulan Ramadan dengan aktivitas yang kurang produktif, seperti tidur berlebihan, bermain game, atau bahkan melakukan hal-hal yang menimbulkan dosa, seperti bergunjing. 

Padahal, Ramadan adalah bulan di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. 

Jika waktu yang ada hanya digunakan untuk hal yang tidak bermanfaat, maka kesempatan besar dalam meraih keberkahan bisa terlewat begitu saja.

Agar puasa lebih produktif, ada beberapa kebiasaan baik yang bisa diterapkan, di antaranya, memperbanyak ibadah, membaca Alquran, berzikir, dan memperbanyak doa menjadi cara efektif untuk mengisi waktu selama berpuasa. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved