Mutiara Ramadan

Mengembalikan Budaya Tadarus Alquran

Wakil Sekretaris LDNU Lampung Ustaz Mathla'il Fajri mengatakan, membaca Alquran merupakan ibadah yang bernilai pahala di sisi Allah SWT.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar
BUDAYAKAN TADARUS: Wakil Sekretaris LDNU Lampung Ustaz Mathla'il Fajri dalam program Mutiara Ramadan di Tribun Lampung pekan lalu. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Alquran merupakan mukjizat abadi sepanjang zaman, kalamullah yang diturunkan kepada Rasulullah melalui perantara Malaikat Jibril, dimulai dari Surah Al-Fatihah hingga Surah An-Nas.

Wakil Sekretaris LDNU Lampung Ustaz Mathla'il Fajri mengatakan, membaca Alquran merupakan ibadah yang bernilai pahala di sisi Allah SWT. 

Bahkan, Alquran adalah petunjuk yang sangat jelas dan tidak ada keraguan di dalamnya.

Sebagaimana disebutkan, dalam Surah Al-Baqarah ayat 2:

ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ

Artinya: Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.

Dan terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

"Khairukum man ta’allamal Qur’ana wa ‘allamahu."

Artinya: Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Alquran, mengamalkannya, dan mengajarkannya kepada orang lain.

Seseorang yang telah mempelajari Alquran dengan baik, membacanya dengan tartil, memahami maknanya, serta mengajarkannya kepada orang lain, maka ia termasuk Ahlullah (keluarga Allah SWT).

“Namun, di era digital saat ini, banyak orang lebih sering membaca WhatsApp dibandingkan membaca Alquran,” kata Ustaz Mathla'il Fajri dalam program Mutiara Ramadan di Tribun Lampung pekan lalu.

“Banyak yang lebih mementingkan Facebook, Instagram, dan TikTok, tetapi jarang yang mau mempelajari dan membaca Alquran. Na’udzubillah min dzalik.”

Menurutnya, ini adalah fenomena yang harus dihindari.

Di akhir zaman, akan tiba masanya ketika huruf-huruf Alquran diangkat oleh Allah, hingga yang tersisa hanyalah lembarannya saja.

“Jangan sampai kita menjadi orang-orang yang menyesal,” jelas Mathla'il.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved