Menteri PPMI ke Lampung

Enam Negara Jadi Tujuan Pekerja Migran Lampung  

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) mencatat ada 6 negara menjadi tujuan utama para PMI Lampung. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Tribun Lampung / Bayu Saputra
ENAM NEGARA - Menteri Abdul Kadir Karding dan Gubernur Lampung Mirzani saat diwawancarai awak media, Kamis (15/5/2025). Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) mencatat ada 6 negara menjadi tujuan utama para PMI Lampung. 


Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) mencatat ada 6 negara menjadi tujuan utama para PMI Lampung

"Kami mencatat ada beberapa negara tujuan utama para PMI, antara lain Malaysia, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Jerman, dan negara-negara Eropa lainnya," kata Menteri PPMI Abdul Kadir Karding saat diwawancarai awak media di kantor Gubernur Lampung, Kamis (15/5/2025). 

Ia mengatakan, permintaan tenaga kerja migran Indonesia mencapai 1,5 juta per tahun, namun baru sekitar 250 ribu yang terpenuhi. 

"Masih banyak peluang yang belum tergarap, jadi kuncinya adalah pelatihan dan peningkatan keterampilan,” kata Abdul Kadir Karding. 

Dengan inisiatif yang tengah dibangun, Lampung diharapkan menjadi salah satu contoh sukses dalam pengelolaan dan perlindungan pekerja migran di Indonesia. 

 Abdul Kadir Karding menyambut baik gagasan atau rencana Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terkait pembentukan kelas migran di sekolah. 

"Ada gagasan dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal akan membentuk kelas migran Indonesia," jelas Abdul Kadir. 

Ia mengatakan, Provinsi Lampung khusus untuk siswa SMA dan SMK diupayakamn akan ada kelas migran di sekolah. 

Rencana pembentukan kelas migran di seluruh SMK/SMA di Lampung, tambahnya, merupakan  upaya sistematis dalam menyiapkan calon tenaga kerja migran sejak dini. 

"Adapun modul kurikulumnya akan kami siapkan secara khusus," kata menteri.

"Saya sudah minta jajaran membentuk tim untuk mendesain tata kelola yang baik dan tepat,” tambahnya.

"Saya bentuk tim dan Pak Gubernur bentuk tim, mereka akan berdiskusi model terbaik penempatan targetnya setiap tahun dari Lampung ke depannya," kata Menteri Karding. 

Target jangka panjang dari program ini adalah Lampung bisa mengirimkan 20.000 hingga 30.000 tenaga migran per tahun secara legal, aman, dan profesional. 

"Semua ini merupakan penguatan ekonomi desa dan daerah, kami juga menyoroti salah satu Desa Bumi Daya, di Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki 250 pekerja migran dari total 2.000 penduduk," kata Menteri Karding. 

Desa itu setiap bulan menerima kiriman uang ke desa dari keluarga yang bekerja di luar negeri kepada sanak famili hingga Rp 500 Juta. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved