Anak Mutilasi Ibu Kandung di Cianjur

Ternyata Yanti Sempat Simpan Jasad Ibu Kandung dan Anaknya di Rumah 4 Hari

Terkuak, ternyata Yanti (34) sempat simpan jasad ibu kandung dan anaknya yang telah dimutilasi dan dibakar, di rumah selama 4 hari.

|
Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
TAMPANG PELAKU MUTILASI: Tampang Cahya (53) dan Yanti (34), ayah dan anak, pelaku mutilasi di Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Senin (19/5/2025). Korbannya merupakan istri Cahya yang tak lain ibunya Yanti, serta anak Yanti. Terkuak, ternyata Yanti sempat simpan jasad ibu kandung dan anaknya yang telah dimutilasi dan dibakar, di rumah selama 4 hari. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Cianjur - Terkuak, ternyata Yanti (34) sempat simpan jasad ibu kandung dan anaknya yang telah dimutilasi dan dibakar, di rumah selama 4 hari.

Selama itu pula tak ada warga yang curiga meski jasad ibu kandung dan anaknya berada dalam rumah selama 4 hari.

Diketahui, kasus pembunuhan berujung mutilasi menggemparkan warga Cianjur, Jawa Barat. Seorang IRT, Yanti (34), dibantu ayahnya, inisial Cahya (53), tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, Lilis. Bahkan, tak hanya ibu kandung, Yanti juga tega mencabut nyawa anak kandungnya yang masih berusia 3 tahun!

Terungkap kronologis lengkap wanita memutilasi ibu dan anak kandung di Kampung Cikadongdong, Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Pelaku utama pembunuhan dan mutilasi tersebut Yanti (34), dibantu ayahnya Cahya (53).

Sementara korbannya Lilis (54) dan N (3).

Peristiwa pembunuhan tersebut berawal saat Yanti datang ke rumah orangtuanya di Sukaresmi.

Saat itu, ia datang bersama anaknya N dan bermalam di rumah orangtuanya.

Kemudian, suami Yanti sekaligus ayah dari N, Jujuh (50) datang menyusul untuk menengok dan melihat kondisi anaknya di rumah korban Lilis, Senin (21/4/2025) siang.

Setelah Jujuh pulang, Yanti menghabisi ibu kandungnya sendiri, Lilis dengan cara dicekik, Senin (20/4/2025) malam. 

Dalam melakukan aksinya, Yanti dibantu Cahya.

Setelah itu, Yanti menghabisi anaknya sendiri, N, karena merasa terganggu saat membunuh Lilis dan takut perbuatan kejinya terbongkar.

Setelah membunuh ibu kandung dan anaknya sendiri, Yanti tidak langsung menghilangkan jejak.

Ia sempat membiarkan jenazah kedua korban tergeletak di dalam rumah selama empat hari.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, lokasi rumah yang cukup jauh dari permukiman warga membuat tak seorang pun mencurigai keberadaan jenazah, bahkan tidak mencium bau menyengat dari dalam rumah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved