Berita Lampung

Guru Ngaji di Lampung Tengah Rudapaksa Siswi SD Sampai Hamil 

Seorang oknum guru ngaji di Lampung Tengah merudapaksa anak di bawah umur hingga hamil 8 bulan.

Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: soni yuntavia
Tribun Lampung / Fajar Ihwani Sidiq
DITANGKAP - Seorang oknum guru ngaji di Lampung Tengah ditangkap polisi merudapaksa anak dibawah umur hingga hamil 8 bukan, Kamis (22/5/2025). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Tengah - Seorang oknum guru ngaji di Lampung Tengah merudapaksa anak di bawah umur hingga hamil 8 bulan.

Aksi bejat itu dilakukan oleh MJ (55), warga Kecamatan Punggur terhadap murid mengajinya yang masih duduk di bangk sekolah SD kelas 6 berinisial M (13).

Kapolsek Punggur AKP Feriyantoni mengatakan, korban dan pelaku adalah tetangga dekat yang berstatus guru dan murid belajar mengaji Alquran.

"Pelaku merudapaksa korban sebanyak tiga kali. Pertama di bulan Mei 2024, kedua dan ketiga dilakukan pelaku pada bulan Oktober 2024 di sebuah rumah kosong yang berada di belakang rumah korban,” kata Kapolsek saat di konfirmasi, Jumat (23/5/2025).

Feri mengatakan, petugas Tekab 308 menangkap MJ di Kecamatan Punggur pada Kamis (22/5/2025).

Dia menjelaskan, kejadian bermula ketika pelaku sedang memberi makan kambing di samping rumah korban, pada bulan Mei 2024 sekira pukul 15.00 WIB.

Dikatakan Feri, pelaku sudah familiar dengan rumah kosong yang menjadi TKP aksi rudapaksa, karena dia selalu beristirahat di tempat itu usai memberi makan kambing.

Di saat bersaman lanjutnya, korban datang ke rumah kosong tersebut untuk mengambil mainan.

“Tanpa basa basi, pelaku pun langsung menarik korban masuk ke dalam kamar di rumah kosong tersebut dan melakukan aksi rudapaksa,” imbuhnya.

Nahasnya, usai melakukan perbuatan bejatnya, pelaku memberikan uang Rp 20 ribu sebagai uang jajan dan mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun.

“Aksi itupun terulang sebanyak 3 kali di tempat yang sama dan dengan iming-iming serta ancaman yang sama,” terang Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, kecurigaan keluarga mulai muncul ketika korban menunjukkan perubahan perilaku, hingga akhirnya diketahui bahwa korban tengah mengandung hingga 8 bulan. 

Kasus ini pun kemudian dilaporkan orang tua korban ke Polsek Punggur, pada Rabu, 14 Mei 2025.

Setelah melakukan penyelidikan, pelaku berhasil ditangkap pada Kamis, 22 Mei 2025, saat pelaku sedang memberi makan kambing di sekitar rumah korban.

"Pelaku kini ditahan dan dikenakan pasal tentang perlindungan anak sesuai dengan Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014, ancaman hukuman selama 15 tahun penjara," pungkasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved