Berita Lampung
Peminat di Bawah 50 Persen, Unila Buka Kembali Pendaftaran Prodi Bahasa Prancis
Unila akan membuka kembali pendaftaran untuk dua prodi yang tercatat masih sepi peminat dalam jalur Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Universitas Lampung (Unila) akan membuka kembali pendaftaran untuk dua program studi (prodi) yang tercatat masih sepi peminat dalam jalur Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila) 2025.
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Prof Suripto Dwi Yuwono, mengungkapkan dua prodi tersebut adalah Bahasa Prancis dan PSDKU (Program Studi di Luar Kampus Utama), yang jumlah pendaftarnya masih di bawah 50 persen dari total kuota.
"Pembukaan kembali untuk pendaftaran kedua akan diumumkan sebelum 30 Juli 2025," ujar Prof Suripto saat memaparkan hasil seleksi Simanila, Rabu (16/7/2025).
Ia menambahkan, pembukaan kembali ini merupakan langkah Unila untuk mengisi kekosongan kuota dan memberikan kesempatan lebih luas kepada calon mahasiswa.
Pada jalur Simanila 2025, Unila mencatat sebanyak 4.724 pendaftar, sementara hanya 1.426 orang yang diterima, dengan tingkat keketatan seleksi sekitar 1:4.
Dari jumlah itu, total peserta yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 2.470 orang dari total pendaftar resmi 2.761 orang.
Nilai tertinggi UTBK Simanila tercatat mencapai 783,8929.
Beberapa program studi yang paling banyak diminati antara lain Hukum, Kedokteran, dan Manajemen.
Sementara itu, untuk mahasiswa yang telah diterima, daftar ulang dijadwalkan pada 8 Agustus 2025, dan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) akan dilaksanakan pada pertengahan Agustus 2025.
( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )
| Sidang Korupsi SPAM Pesawaran, Saksi: Banyak Perusahaan Daftar tapi Hanya Satu Menawar |
|
|---|
| Nelayan Lampung Timur Terjepit Solar Mahal, Kampung Merah Putih Jadi Harapan |
|
|---|
| Overstay, WNA Singapura Ditangkap Imigrasi Bandar Lampung di Rumah Istri Siri |
|
|---|
| Populasi Burung Kicau di Sumatera Terancam Punah akibat Perdagangan Ilegal |
|
|---|
| Buntut Perdagangan Ilegal, Populasi Burung Kicau di Sumatera Nyaris Punah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dua-prodi-di-bawah-50-persen.jpg)