Berita Terkini Nasional

Satpam Bawa Keluarganya Mengungsi ke Polres Gara-gara Ancaman Pembunuhan

Satpam yang mendapat ancaman pembunuhan itu Sinarta Sembiring (48) merupakan satpam perkebunan sawit di Langkat, Sumatera Utara.

Instagram@humaspolreslangkat
DIANCAM PREMAN - Tangkapan layar video satu keluarga menginap di Polres Langkat, Sumatera Utara, diduga karena merasa terancam dibunuh preman. Ternyata yang mengungsi ke Polres bawa keluarganya itu satpam perkebunan sawit. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Langkat - Seorang satpam membawa keluarganya mengungsi ke Polres gara-gara ancaman pembunuhan.

Satpam yang mendapat ancaman pembunuhan itu Sinarta Sembiring (48) merupakan satpam perkebunan sawit di Langkat, Sumatera Utara.

Sinarta bersama keluarganya menginap di Polres Langkat.

Keberadaan satu keluarga menginap di Polres Langkat ini terekam video lalu viral di media sosial.

Tampak dalam video, pria dewasa dan anak-anak sedang beristirahat dalam sebuah ruangan.

"Satu keluarga di Langkat tidur di Polres karena diancam dibunuh preman," demikian narasi akun yang mengunggah video tersebut.

Kepala Polres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menyampaikan bahwa satu keluarga itu adalah warga Desa Namo Sialang, yakni keluarga Sinarta Sembiring (48).

Ia menjelaskan bahwa mulanya Sinarta, yang bekerja sebagai satpam di salah satu perusahaan sawit, melaporkan seseorang atas dugaan penganiayaan.

Namun, Sinarta mengaku diancam sehingga mengadu ke Polres Langkat pada Sabtu (12/7/2025).

Sinarta pun meminta agar dapat tinggal di Polres Langkat.

"Nah, saya berikan ruang di aula (seperti di dalam video viral) untuk tinggal sementara," kata David melalui saluran telepon pada Selasa (15/7/2025), melansir dari Kompas.com.

"Yang menginap itu, Pak Sinarta, istrinya, dan dua anaknya," tambahnya.

David menegaskan bahwa petugas telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan rasa aman terhadap Sinarta.

Adapun kini, Sinarta telah kembali ke kediamannya.

"Kami sudah sampaikan kepada Pak Sinarta jika ada sesuatu, maka dapat menghubungi petugas. Terkait laporannya, saat ini masih kami dalami," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved