Konflik Kamboja vs Thailand
Roket Kamboja Menghantam 2 Daerah di Thailand, Akibatkan 4 Warga Tewas
Sebanyak 4 warga Thailand dilaporkan tewas setelah Kamboja meluncurkan Roket BM-21 dan menghantam 2 wilayah di Thailand pada Kamis (24/7/2025).
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 4 warga Thailand dilaporkan tewas setelah Kamboja meluncurkan Roket BM-21.
Roket milik Kamboja tersebut menghantam 2 wilayah di Thailand pada Kamis (24/7/2025).
Akibatnya, Thailand secara dramatis meningkatkan responsnya terhadap serangan Kamboja, dengan menarik duta besarnya dari Phnom Penh. Tak hanya itu, Thailand juga mengusir duta besar Kamboja dari Bangkok.
Dikutip dari Tribunnews.com, perselisihan antara Thailand dan Kamboja mulai memanas sejak bulan Mei 2025. Saat itu, angkatan bersenjata Thailand dan Kamboja sempat saling baku tembak di wilayah perbatasan yang relatif kecil dan disengketakan. Baik Thailand maupun Kamboja mengatakan bahwa mereka bertindak untuk membela diri.
Kedua negara kemudian mengatakan mereka sepakat untuk meredakan situasi. Otoritas Kamboja dan Thailand terus menerapkan atau mengancam tindakan selain penggunaan kekuatan bersenjata, sehingga ketegangan tetap tinggi.
Dikutip dari AP, Thailand memberlakukan pembatasan ketat di perbatasan dengan Kamboja, dan pada hari Kamis Bangkok mengumumkan penutupan secara menyeluruh.
Kamboja juga melarang film dan acara TV Thailand, menghentikan impor bahan bakar, buah-buahan dan sayuran Thailand, serta memboikot beberapa sambungan internet internasional dan pasokan listrik negara tetangganya.
Per hari ini, empat warga sipil dilaporkan tewas dalam dua insiden terpisah yang melibatkan tembakan roket Kamboja.
Dua orang tewas dan dua orang terluka ketika roket BM-21 yang ditembakkan dari Kamboja menghantam sebuah desa di distrik Kap Choeng, Provinsi Surin, Thailand.
Kepala distrik Sutthiroj Charoenthanasak mengonfirmasi bahwa dua roket menghantam desa tersebut pada pukul 09.40 pagi waktu setempat saat warga sedang menunggu evakuasi. Empat orang terluka, dan dua orang kemudian meninggal dunia di rumah sakit: seorang anak berusia 12 tahun dan seorang dewasa.
Mengutip Bangkok Post, pihak berwenang mengevakuasi warga dari 86 desa ke tempat penampungan darurat di sekolah-sekolah di distrik Prasat yang berdekatan.
Sutthiroj mengatakan kapasitas tempat penampungan memadai dan sebagian besar pengungsi telah tiba dengan selamat. Para pejabat belum meninjau lokasi serangan karena kekhawatiran atas terus berlanjutnya tembakan artileri Kamboja, tambah kepala distrik tersebut.
Di distrik Kap Choeng, Surin, pasien dievakuasi dari rumah sakit Phanom Dong Rak dan Kap Choeng setelah roket jatuh di dekat reruntuhan kuil Ta Muen. Laporan korban lebih lanjut belum tersedia.
Lalu di Provinsi Si Sa Ket, dua orang dilaporkan tewas dan banyak warga sipil lainnya terluka ketika roket Kamboja jatuh ke sebuah supermarket di sebuah pom bensin di Ban Phue, distrik Kanthararak, kata Gubernur Watthana Phutthichat.
Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Thailand mengatakan dua korban tewas di supermarket tersebut adalah mahasiswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Roket-Kamboja-Menghantam-2-Daerah-di-Thailand-Akibatkan-4-Warga-Tewas.jpg)