Berita Lampung

Kiyoshi Siswi SD Penabur Bandar Lampung Juara Matematika dan Bahasa Inggris

Terbaru, Kiyoshi berhasil meraih peringkat 38 tingkat nasional dalam kompetisi ESOLIO, serta Juara 2 Olimpiade Matematika Dinamika Unila.

Tayang: | Diperbarui:
Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini
MURID JUARA - Kiyoshi Miracle N. Tanjung (12) siswi SD Penabur Bandar Lampung saat memamerkan beberapa piala dan mendali kejuarannya pada Kamis (18/12/2025). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Kiyoshi Miracle N. Tanjung (12), siswi kelas VI SD Penabur Bandar Lampung, menunjukkan bakat luar biasa di bidang akademik, khususnya Matematika dan Bahasa Inggris. 

Terbaru, Kiyoshi berhasil meraih peringkat 38 tingkat nasional dalam kompetisi ESOLIO, serta Juara 2 Olimpiade Matematika Dinamika Universitas Lampung (Unila).

Bakat Kiyoshi ternyata sudah terlihat sejak usia dini.  Ia mulai mengikuti perlombaan sejak Taman Kanak-kanak, tepatnya saat berusia lima tahun, melalui lomba mewarnai. 

Ketertarikannya pada Matematika mulai berkembang sejak kelas 3 SD, sementara Spelling Bee telah ia tekuni sejak kelas 2.

“Awalnya ikut Spelling Bee secara online waktu kelas dua, tapi cuma masuk top 6, jadi belum menang,” ujar Kiyoshi Kamis (18/12/2025).

“Kalau Matematika, pertama kali ikut langsung juara satu di LAMSO,” tambahnya.

Kemenangan pertamanya di bidang Matematika menjadi titik balik yang membuatnya semakin termotivasi mengikuti berbagai kompetisi. 

“Rasanya senang banget. Dari situ jadi makin semangat ikut lomba-lomba lagi,” tuturnya.

Selama 2025 Kiyosi sudah menjuarai berbagai perlombaan diantaranya:

  1. Juara 2 Olimpiade Matematika Tingkat SD tingkat Kabupaten/Kota pada ajang Dinamika UNILA XXVI 2025
  2. Medali Perunggu pada Olimpiade Bahasa Inggris tingkat Kabupaten/Kota pada ajang COSMII 2025
  3. Juara 1 Olimpiade Matematika Kabupaten/Kota pada ajang Xaverius Day Competition 2025
  4. Medali Perunggu pada Olimpiade Matematika tingkat Nasional pada ajang Mentari Mathematics Olympiad 2025
  5. Medali Emas Olimpiade Bahasa Inggris tingkat Internasional pada International Kangaroo Linguistics Contest 2025
  6. Juara 1 Olimpiade MIPA Kabupaten/Kota 2025 lada Lomba Kompetensi Siswa di SMP Xaverius 1 Bandar Lampung
  7. Juara 4 Olimpiade Matematika, Level 3 tingkat Kabupaten/Kota pada Kompetisi Matematika, Sains, dan Inggris (KMSI) 2025
  8. Juara 1 Olimpiade Matematika tingkat Kabupaten/Kota pada Cakap Building Sinergy 2025 di SMP Fransiskus Tanjungkarang
  9. Medali Perunggu pada Olimpiade Matematika Nasional pada Southeast Asean Mathematical Olumpiad
  10. Medali Perunggu pada Olimpiade Matematika tingkat Heat Round 2025 di Singapore Math Challenge
  11. Medali Emas pada Olimpiade Matematika tingkat Kabupaten/Kota di Olimpiade Omni Sains Indonesia 2 2025
  12. Medali Emas pada Olimpiade Bahasa Inggris tingkat Kabupaten/Kota di Olimpiade Omni Sains Indonesia 2 2025
  13. Medali Perunggu pada Olimpiade Matematika tingkat Kabupaten/Kota di American Mathematics Olympiad 2025
  14. Medali Emas pada Olimpiade Bahasa Inggris - Level 3 tingkat Kabupaten/Kota di OMNAS 15 2025
  15. Ruby Award pada Olimpiade Matematika Nasional di Olimpiade Nusantara 5
  16. Sapphire Award di Olimpiade Bahasa Inggris Nasional pada Olimpiade Nusantara 5
  17. Juara 4 lomba Public Speaking tingkat Kabupaten/Kota di Merry Riana Public Speaking Competition
  18. Juara 1 Spelling Bee tingkat Kabupaten/Kota di Smile Competition 2025 SMPK BPK PENABUR Bandar Lampung
  19. Juara 1 Spelling Bee tingkat Provinsi di English 1
  20. Juara 1 Spelling Bee - Tingkat SD Kelas 5- 6 tingkat Kabupaten/Kota di Stella Gracia Champs 2025

Dalam mempersiapkan setiap kompetisi, Kiyoshi biasanya melakukan latihan selama sekitar satu bulan. 

Untuk Bahasa Inggris, ia telah belajar sejak sebelum masuk sekolah karena dibimbing langsung oleh orang tua. 

Kemampuan tersebut kemudian diasah melalui sekolah dan les di English One. 

Sementara untuk Matematika, ia rutin mengikuti les serta mendapat pendampingan dari guru-guru di sekolah.

Meski berprestasi di dua bidang, Kiyoshi mengaku lebih menyukai Bahasa Inggris. 

“Menurut aku Bahasa Inggris lebih gampang dipelajari. Tapi misi aku tetap Matematika,” katanya sambil tersenyum.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved