Pencurian Sapi di Pringsewu

Kapak hingga Mobil L300 Disita Polisi dalam Kasus Pencurian Sapi di Pringsewu

Barang bukti yang diamankan antara lain dua ekor sapi hasil curian, satu unit mobil Mitsubishi L300, serta sejumlah alat senjata tajam.

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
BARANG BUKTI - Barang bukti yang diamankan Polres Pringsewu dalam kasus pencurian sapi di mapolres setempat,  Senin (19/1/2026). 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Polres Pringsewu menyita sejumlah barang bukti berbahaya dalam pengungkapan kasus pencurian hewan ternak yang melibatkan komplotan lintas kabupaten. 

Kapolres Pringsewu AKBP M Yunus Saputra mengatakan, barang bukti tersebut menunjukkan pelaku mempersiapkan diri untuk melakukan pencurian sekaligus menghadapi kemungkinan perlawanan.

Yunus mengatakan, barang bukti yang diamankan antara lain dua ekor sapi hasil curian, satu unit mobil Mitsubishi L300, serta sejumlah alat senjata tajam dan peralatan lain yang digunakan saat beraksi.

“Selain sapi dan kendaraan, kami juga mengamankan kapak, pisau, kunci letter T, asahan batu, dan peralatan lain yang digunakan pelaku,” ujar Yunus saat konferensi pers di Mapolres Pringsewu, Senin (19/1/2026).

Menurut Yunus, alat-alat tersebut digunakan untuk melumpuhkan hewan ternak, memotong tali kandang, hingga sebagai alat pertahanan diri jika pelaku kepergok warga atau aparat kepolisian.

Mobil L300 yang disita diketahui kerap digunakan untuk mengangkut sapi hasil curian dari lokasi kejadian menuju tempat penjualan. 

Dari hasil penyelidikan, kendaraan tersebut teridentifikasi melalui rekaman kamera pengawas di sekitar tempat kejadian perkara.

“Dari CCTV kami bisa melacak kendaraan yang digunakan, sehingga pengungkapan kasus ini dapat berkembang hingga mengarah ke para pelaku,” katanya.

Yunus menambahkan, penyitaan barang bukti ini menjadi bagian penting dalam pembuktian tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan secara terorganisir.

Polisi masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap lokasi kejadian lain serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan pencurian hewan ternak ini.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved