Berita Lampung

BPTD Lampung Tutup Satu Trayek Bus Perintis karena Sepi Penumpang

Rute yang ditutup adalah trayek Pasar Panaragan (Tulangbawang Barat) menuju Negara Batin (Way Kanan). 

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
TUTUP TRAYEK PERINTIS - Kepala BPTD Kelas II Lampung, Jonter Sihotang. Ia menyebut satu trayek bus perintis di Lampung ditutup pada 2025 karena sepi penumpang. 

Namun, memasuki tahun 2025, terjadi penyusutan menjadi 4 unit utama yang terdaftar dalam sistem SPIONAM sebagai bagian dari upaya efisiensi pemerintah pusat.

Sejumlah rute trayek bus perintis Damri di Lampung Tahun 2025 diantaranya,  Liwa – Kebon Tebu: 182 KM, Pasar Panaragan Jaya – Negara Batin: 104 Km, Pringsewu – Tegineneng: 102 Km, serta Liwa – Way Batu: 178 Km.

Setiap rute tersebut rata-rata dilayani oleh dua unit armada Damri dengan tarif subsidi yang sangat terjangkau, berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 25.000.

Jonter berharap pergantian rute ini dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap transportasi publik. 

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, khususnya dalam penyediaan angkutan pengumpan.

"Kami butuh dukungan Pemda untuk menyiapkan angkutan pengumpan (feeder) dari desa-desa ke rute bus perintis kami," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved