Berita Lampung
Balai KSDA Sebut Identik, Jejak Kaki Diduga Harimau Ditemukan di Kebun Nanas
BKSDA Bengkulu melalui Seksi KSDA Wilayah III Lampung, sebut identik, jejak kaki diduga harimau Sumatera yang ditemukan di perkebunan nanas.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Lampung Timur - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu melalui Seksi KSDA Wilayah III Lampung, sebut identik, jejak kaki diduga harimau Sumatera yang ditemukan di perkebunan nanas.
Hal tersebut setelah KSDA Wilayah III Lampung melakukan rapid analysis berdasarkan dokumentasi foto dan kondisi di lapangan.
Video jejak kaki diduga harimau Sumatera itu ditemukan di area perkebunan nanas, yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Way Kambas ( TNWK ), Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur.
Temuan tersebut terekam dalam satu video yang memperlihatkan sejumlah petugas menyusuri jalan perkebunan sambil mengikuti jejak tapak di tanah.
Dalam rekaman itu, petugas juga membandingkan ukuran jejak dengan sebungkus rokok sebagai skala pembanding.
Baca juga: Jejak Harimau Muncul di Kebun Nanas Dekat TNWK Lampung Timur, Warga Diminta Waspada
Dari visual yang terlihat, tapak tersebut memiliki empat bulatan jari dengan bantalan kaki yang cukup lebar, ciri khas kucing besar.
“Ini kemungkinan harimau dewasa, ukuran tapaknya besar dan mengarah ke kawasan hutan,” ujar perekam video dalam rekaman tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu melalui Seksi KSDA Wilayah III Lampung melakukan pengecekan dan analisis awal bersama pihak terkait.
Kepala Seksi KSDA Wilayah III Lampung, Itno Itoyo, mengatakan pihaknya telah melakukan rapid analysis berdasarkan dokumentasi foto dan kondisi di lapangan.
“Sudah dilakukan analisis awal berdasarkan pola jejak dan ukuran. Dari hasil sementara, jejak tersebut sangat identik dengan Harimau Sumatera,” kata Itno dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan, secara morfologis jejak tersebut menunjukkan empat jari telapak tanpa bekas kuku, yang merupakan karakteristik keluarga kucing besar (Felidae).
Selain itu, bantalan tengah telapak kaki tampak besar dengan tiga lekukan di bagian belakang, ciri umum jejak harimau.
Analisis juga memperhitungkan faktor lokasi. Berdasarkan data koordinat, titik temuan berada sekitar 350 meter dari kawasan TNWK yang dikenal sebagai habitat penting satwa dilindungi.
“Kawasan ini merupakan jalur jelajah satwa. Jadi kemunculan jejak di perkebunan masih tergolong wajar,” ujarnya.
Jejak tersebut ditemukan di area perkebunan nanas milik PT Great Giant Pineapple (GGP).
| Pesawaran Siapkan Rp24 Miliar untuk Infrastruktur 2026, Jalan dan Jembatan Serap Porsi Terbesar |
|
|---|
| Panen Raya Jagung GNTI 2026 di Pesawaran, Petani Didorong Manfaatkan Drone dan Dryer |
|
|---|
| Awal Juni Cair, Pemkab Pesawaran Alokasikan Rp16,5 Miliar bagi PNS dan Rp4 Miliar untuk PPPK |
|
|---|
| Kronologi Pencurian Rokok di Warung Pringsewu Terekam CCTV, Pemilik Rugi Rp800 Ribu |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 31 Mei 2026, Cerah Berawan Sepanjang Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dimangsa-harimau-di-Lampung-Barat.jpg)