Berita Lampung

Punggung Pelajar Bandar Lampung Dibacok Sepulang Tarawih, Diduga Diserang Geng Motor  

Seorang pelajar SMP di Bandar Lampung diduga menjadi korban penyerangan geng motor, Jumat (27/2/2026) malam.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Istimewa
DIJAHIT - Korban F terbaring saat petugas medis menjahit luka, Minggu (1/3/2026). Selain luka di kepala, pelajar F juga mengalami luka bacok dan sayatan di bagian punggung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Seorang pelajar SMP berinisial F (15), warga Perumnas Way Kandis, Kota Bandar Lampung, harus menjalani perawatan intensif setelah diduga menjadi korban penyerangan geng motor, Jumat (27/2/2026) malam.

Korban mengalami luka serius dan mendapat 10 jahitan di bagian kepala.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Singa Melintang, Kelurahan Agung, Kecamatan Kota Sepang Jaya, usai korban melaksanakan salat tarawih.

Selain luka di kepala, F juga mengalami luka bacok dan sayatan di bagian punggung serta sejumlah luka pada kaki.

Malik, kakak korban, menuturkan saat kejadian adiknya tengah berjalan kaki bersama seorang teman sepulang dari masjid.

“Diserangnya setelah salat tarawih, saat sedang berjalan kaki,” ujar Malik.

Di tengah perjalanan, korban dan temannya berpapasan dengan rombongan sekitar puluhan orang yang mengendarai sepeda motor.

Kelompok tersebut diduga membawa senjata tajam dan sempat melakukan pengejaran.

Menurut keterangan keluarga, korban sempat berusaha melarikan diri karena ketakutan setelah melihat sejumlah orang mengacungkan senjata tajam.

Namun nahas, ia terpeleset saat berlari dan kemudian diduga dianiaya serta dibacok.

Warga sekitar yang mendengar keributan segera keluar rumah dan memberikan pertolongan.

Korban kemudian diantar pulang menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis dan menjalani visum.

Keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor laporan LP/B/334/II/2026/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.

Mereka berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolsek Labuhan Ratu, Kompol Budi Harto, membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah hukumnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved