Wawancara Eksklusif
Jelang Mudik Lebaran, Pengelola Tol Siapkan Top Up Saldo Mobile hingga Diskon Tarif
Kesiapan pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran menjadi penting.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Riadiano: Secara infrastruktur, kondisi jalan tol sudah sangat baik. Kematangan jalan sudah lebih dari 91 persen karena kami telah melakukan banyak perbaikan dan peningkatan kualitas jalan. Harapannya, saat periode mudik dan arus balik nanti tidak ada kendala yang berkaitan dengan kondisi jalan.
Berarti kondisi jalan sudah mulus dan tidak ada lagi perbaikan?
Riadiano: Betul. Berdasarkan instruksi pemerintah, perbaikan jalan maksimal dilakukan hingga H-10 Lebaran. Setelah itu tidak ada lagi pekerjaan yang mengganggu lalu lintas. Selain itu, kami juga menyiapkan tim penanganan cepat untuk menutup lubang sehingga tidak ada kendala di jalan tol.
Salah satu yang menarik dari Tol Bakauheni–Terbanggi Besar adalah Gerbang Tol Bakauheni yang langsung terhubung dengan Pelabuhan Bakauheni. Biasanya titik ini bisa menjadi bottleneck atau penyempitan yang menyebabkan kemacetan. Apakah sudah ada rekayasa lalu lintas untuk menghadapi arus mudik dan arus balik?
Mandia: Kami sudah menyiapkan berbagai antisipasi. Salah satunya dengan gerbang tol yang bersifat reversible, yang bisa dibuka atau ditutup sesuai kebutuhan. Kapasitas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar sebenarnya mampu menampung hingga 80 ribu kendaraan. Sementara volume tertinggi yang tercatat sekitar 44 ribu hingga 55 ribu kendaraan, sehingga sejauh ini belum terjadi kendala berarti di gerbang tol.
Namun kami tetap melakukan berbagai langkah antisipasi, misalnya dengan menyediakan layanan top up saldo uang elektronik secara mobile agar pengendara tidak perlu turun dari kendaraan.
Selain itu, ada juga mobile reader untuk mempercepat transaksi di gerbang tol jika terjadi antrean. Empat gerbang tol strategis yang menjadi perhatian kami adalah Bakauheni Selatan, Itera, Natar, dan Terbanggi Besar.
PT ASDP dan kepolisian juga menyiapkan delaying system, salah satunya dengan memanfaatkan rest area di tol. Artinya kendaraan bisa ditahan sementara di rest area atau bahkan dikeluarkan di pintu tol sebelum Bakauheni. Bagaimana kesiapan penerapan sistem ini?
Riadiano: Kami sudah siap. Sistem ini sebenarnya sudah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya sehingga kami sudah memiliki pengalaman. Koordinasi dilakukan dengan kepolisian, khususnya Polres Lampung Selatan, yang menjadi pengendali.
Jika diperlukan delaying system, kendaraan akan ditahan terlebih dahulu di Rest Area Km 20B yang paling dekat dengan pelabuhan. Jika kapasitasnya penuh, maka akan dialihkan ke Km 49B, Km 67B, hingga Km 87B.
Saat ini ASDP juga menerapkan aturan bahwa pembelian tiket kapal tidak bisa dilakukan jika kendaraan sudah berada dalam jarak sekitar 4,7 kilometer dari pelabuhan. Apakah ada imbauan bagi pengguna tol terkait hal ini?
Riadiano: Betul. Kami membantu ASDP dengan menyediakan pos pembelian tiket di rest area, khususnya di Km 20B. Kami juga terus mengingatkan pengguna jalan melalui public address agar membeli tiket kapal lebih awal di rest area, sehingga ketika sampai di pelabuhan sudah memiliki tiket.
Rest area menjadi fasilitas penting bagi pemudik untuk beristirahat. Bagaimana kesiapan rest area di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar?
Mandia: Di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar terdapat 12 rest area, masing-masing enam di jalur menuju Bakauheni dan enam menuju Terbanggi Besar. Untuk rest area tipe A ada empat unit yang memiliki fasilitas lengkap.
Kami juga memastikan ketersediaan bahan bakar selalu aman dengan bekerja sama dengan Pertamina. Stok BBM dijaga agar cukup untuk kebutuhan hingga dua hari ke depan.
mudik
Lebaran
Tribunlampung.co.id
Berita Lampung
Lampung
Terbanggi Besar
Bakauheni
Wawancara Eksklusif
| Penyebab Bandara Radin Inten II Lampung Belum Bisa Embarkasi Haji Penuh |
|
|---|
| Pengelola Tol Bakter Siapkan Strategi Khusus Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| ASDP Bakauheni Terapkan Skema Tiket Berlaku 1x24 Jam Mulai 13-31 Maret 2026 |
|
|---|
| Jelang Idul Fitri 2026, Pemprov Lampung Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil |
|
|---|
| BPJS PBI Mendadak Nonaktif, DPRD Lampung Tegaskan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Waneks-PT-BakauheniTerbanggi-Besar-Toll.jpg)