Wawancara Eksklusif

Jelang Mudik Lebaran, Pengelola Tol Siapkan Top Up Saldo Mobile hingga Diskon Tarif

Kesiapan pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran menjadi penting.

|
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
PERSIAPAN MUDIK - Direktur PT Bakauheni–Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, dan Project Manager PT Hakaaston (HKA), Riadiano Muhamad, hadir dalam podcast di Tribun Lampung, Selasa (10/3/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Survei Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah pemudik Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang atau sekitar 50,6 persen dari total populasi Indonesia. 

Angka ini turun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski terjadi penurunan secara nasional, arus mobilitas masyarakat diperkirakan tetap tinggi di sejumlah jalur utama, termasuk koridor penghubung Pulau Jawa dan Sumatera. 

Salah satu titik strategis adalah ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar di Lampung yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera.

Jalur ini berperan penting dalam menampung pergerakan kendaraan dari Pelabuhan Bakauheni menuju wilayah tengah hingga utara Sumatera saat momentum Ramadan dan Idul Fitri. 

Kondisi tersebut membuat arus kendaraan menuju Pelabuhan Merak dan penyeberangan ke Bakauheni diperkirakan tetap padat.

Kesiapan pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran menjadi penting. 

Tidak hanya soal kesiapan infrastruktur jalan, tetapi juga menyangkut koordinasi lintas sektor, pengaturan lalu lintas, kesiapan rest area, hingga strategi operasional untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Apa saja yang dipersiapkan pengelola tol menghadapi arus mudik Lebaran?

Simak petikan Wawancara Eksklusif Tribun Lampung bersama Direktur PT Bakauheni–Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, dan Project Manager PT Hakaaston (HKA), Riadiano Muhamad.

Berdasarkan survei nasional Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, sekitar 76,24 juta orang diprediksi menggunakan mobil pribadi saat mudik Lebaran 2026 dan mayoritas akan menggunakan jalan tol. Kalau di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar sendiri, bagaimana prediksinya?

Mandia: Kalau melihat historis trafik di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar dalam beberapa tahun terakhir, sebenarnya terjadi tren penurunan. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kemungkinan tahun ini juga akan mengalami penurunan sekitar 5,5 hingga 7,5 persen.

Secara nasional diperkirakan ada sekitar 176 ribu kendaraan yang akan melintasi Tol Bakauheni–Terbanggi Besar selama periode mudik Lebaran 2026. Angka ini sedikit menurun dibandingkan tahun 2025.

Untuk puncak arus mudik di Tol Bakauheni diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret, dengan volume sekitar 44 ribu kendaraan dalam satu hari.

Kalau dari sisi infrastruktur, seperti apa kondisi jalan tol saat ini?

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved