Mudik Lebaran

70.948 Kendaraan Melintasi Tol Bakauheni–Terbanggi Besar dalam 2 Hari

PT Bakauheni-Terbanggi Besar Toll terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan volume kendaraan di ruas tol tersebut.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
MENINGKAT - Trafik kendaraan yang melintas di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar mulai meningkat menjelang periode mudik Lebaran 2026. 

Adapun periode arus mudik diprediksi berlangsung pada 14–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.

Untuk menjaga kondisi jalan tetap aman selama mudik, pengelola menyiagakan tim pothole, stok material coldmix, serta tim taskforce penanganan genangan dan aquaplaning di sejumlah titik rawan.

Di sisi pelayanan transaksi, pengelola juga menambah personel di Gerbang Tol Bakauheni untuk membantu kelancaran transaksi.

Mobile reader turut disiapkan untuk mempercepat transaksi jika terjadi peningkatan volume kendaraan.

Selain itu, disediakan lajur khusus bagi kendaraan dengan saldo uang elektronik tidak mencukupi agar tidak menghambat kendaraan lain.

Selama periode mudik, pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas juga akan diberlakukan mulai 13 hingga 29 Maret 2026 berdasarkan surat keputusan bersama (SKB).

Kendaraan sumbu tiga yang tidak mengangkut kebutuhan pokok, logistik, sandang pangan, maupun bantuan bencana akan diputarbalikkan.

Sejak 7 Maret 2026, pengelola tol bersama Polres Lampung Selatan juga telah melakukan penertiban kendaraan sumbu tiga di area parkir Rest Area Km 49, Km 33, dan Km 20.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kapasitas parkir tetap tersedia bagi kendaraan pemudik.

Selain itu, pengelola juga meningkatkan pelayanan di rest area dengan menambah petugas kebersihan, mengoperasikan toilet semi permanen, serta menyediakan posko keamanan kepolisian, posko kesehatan, dan posko ASDP.

Fasilitas bengkel resmi juga tersedia di Rest Area Km 49 A bagi pengguna jalan yang mengalami kendala kendaraan.

Pengelola juga menambah dua SPBU baru di Rest Area Km 49 B dan Rest Area Km 20 A yang kini telah beroperasi.

Selama periode mudik dan balik Lebaran, pengelola tol juga akan melaksanakan Operasi Simpatik Microsleep di sejumlah rest area untuk mengimbau pengguna jalan beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk.

Informasi kondisi lalu lintas juga dapat diakses melalui aplikasi ASTOLL yang terhubung dengan CCTV di sepanjang ruas tol.

Untuk layanan darurat, pengelola menyediakan dua unit kendaraan towing dan sembilan unit kendaraan derek berkapasitas 5 hingga 25 ton yang dapat digunakan secara gratis oleh pengguna jalan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved